Kopi Dari najis Musang / Kopi Luwak, halalkah?

Author Topic: Kopi Dari najis Musang / Kopi Luwak, halalkah?  (Read 6736 times)

0 Halaqian and 1 Guest are viewing this topic.

Delima^Biru

  • *
  • Posts: 126
  • Kembara ku di Kejora Biru
    • View Profile
06 December, 2009, 06:24:18 PM
  • Publish Di FB

  • Dalam Mingguan Malaysia hari ini , dalam sebuah rencana "kopi tahi musang digilai", menceritakan bagaimana kopi ini dibuat. Kopi ini dikutip dari najis musang. Kopi ini sangat sedap dan mahal harganya. Kenapa dipanggil tahi musang? Ia dihasilkan dari biji-biji kopi yang telah dimakan oleh musang. Musang mempunyai deria bau yang kuat dan hanya memilih biji-biji kopi yang benar-benar masak dan berkualiti. Maka biji-biji kopi yang dimakan oleh musang adalah biji-biji yang bagus kualitinya.

    Klik link ini   http://www.utusan.com.my/utusan/info.asp?y=2009&dt=1206&pub=Utusan_Malaysia&sec=Rencana&pg=re_cc.htm

    Para peladang yang menanam kopi akan mengutip biji-biji kopi dari dalam tahi musang ini. Apabila musang makan biji-biji kopi, biji-biji kopi ini tidak dapat dihadamkan , dan apabila musang ini berak, biji kopi akan keluar semula. Para peladang akan mengutip biji-biji kopi ini, membasuhnya dan dimasak dalam kopi atas api sebelum dikisar halus.


    Soalan saya, bolehkah kita makan / minum kopi ini? Bukan kah telah menjadi najis?  
    « Last Edit: 06 December, 2009, 07:21:41 PM by Delima Biru »

    Delima^Biru

    • *
    • Posts: 126
    • Kembara ku di Kejora Biru
      • View Profile
    Jawab #1 06 December, 2009, 07:41:15 PM
  • Publish Di FB

  • Proses pembuatan kopi luwak

    A Whole Team at Work: Hand-Picking the Cherries


    The Civet Approaches..

    ...Gets Ready to Dig In...

    ...And Is Joined by Friends for Dinner

    That Ain't Peanuts and Nougat.
    Civet poop before it's turned into the coffee.

    Separating It and Washing It Off

    Delima^Biru

    • *
    • Posts: 126
    • Kembara ku di Kejora Biru
      • View Profile
    Jawab #2 06 December, 2009, 07:45:58 PM
  • Publish Di FB
  • Kopi Luwak atau Civet coffee adalah dari berry kopi yang telah dimakan  oleh Luwak (sejenis mongoose) di Indonesia. Dalam ertikata lain, ia makan berrynya dan biji berry kopi tu (yg tidak dihadam) terus keluar ikut jalan belakang.

    Jadi, biji kopi ni diambil dari najis Luwak tu laa…..:sedihnya:… Biji kopi dicuci dan dipanggang sebentar supaya rasanya yang kompleks yang terhasil dari proses semulajadi tidak terjejas.

    Biji kopi luwak……..dlm bentuk semulajadi

    Pada masa dulu, biji kopi ni diambil dari tempat2 strategik. Namun , sekarang Luwak sengaja dipelihara dan diberi makan berry kopi untuk mendapatkan hasilnya.Kopi Luwak adalah antara kopi yang termahal di dunia… berharga antara $120 hingga $600 USD satu pound. Kebanyakannya dijual di Jepun dan US.

    Ummi Munaliza

    • *
    • Posts: 14528
    • Anniversary Ke 30
      • View Profile
    Jawab #3 06 December, 2009, 07:50:35 PM
  • Publish Di FB
  • Jawapan

    Harus meminum kopi berkenaan dengan syarat memastikan najis musang tersebut dibersihkan daripada kopi berkenaan sehingga tiada bau, rasa dan warna najis pada kopi berkenaan.."

    Sumber rujukan : http://www.islamgrid.my/qna/index.php?page=483&kateg=0[mod]Mengenai IslamGRIDLatarbelakangProjek IslamGRID adalah projek kerjasama terutamanya antara MAMPU dan JAKIM (sebagai pemilik) yang mana kedua-duanya di bawah Jabatan Perdana Menteri dan beberapa agensi lain seperti MOSTI. Objektif projek adalah untuk mengumpul, memulihara, menyebar dan mempromosi Ilmu Islam kepada semua umat Islam global, samada di sektor pentadbiran, industri dan komersial. IslamGRID merupakan pusat repositori kandungan digital Islam dan kolaborasi global Ilmu Islam yang lengkap dan menyeluruh.Pasukan Projek IslamGRID secara rasminya telah ditubuhkan pada 15 Julai 2008 yang dianggotai oleh dua belas (12) Pegawai Teknologi Maklumat (PTM) di bawah perjawatan Unit Pemodenan Tadbiran dan Perancangan Pengurusan Malaysia (MAMPU). Pasukan IslamGRID adalah merupakan salah satu pasukan projek di bawah Pasukan Kepakaran ICT Sektor Awam, MAMPU. Ianya juga merupakan salah satu projek Pembangunan Kandungan Sektor Awam menerusi pelan perkhidmatan Jalur Lebar (Broadband) Negara yang dipantau sepenuhnya oleh Ketua Setiausaha Negara (KSN).VisiMenjadi focal point Islam yang terunggul di peringkat Global menjelang 2010.MisiMemberi gambaran Islam yang sebenar, menyediakan panduan sahih untuk Muslim, dakwah kepada yang bukan-Muslim. Seterusnya berfungsi sebagai satu Institusi yang dinamik dan berkolaborasi untuk penjanaan, penjagaan dan penyebaran Ilmu Islam.Objektif   1. Memelihara dan menyebar Ilmu Islam secara efisien ke seluruh dunia   2. Membina rangkaian rujukan Islam yang dinamik ke peringkat nasional dan juga global   3. Menjadi sebagai media perbincangan Ilmu Islam terbilang di dunia   4. Menyediakan alternatif , jawapan dan penyelesaian kepada isu-isu politik global, antara-agama, sosioekonomi dan spiritual.[/mod]

    Pengurusan, Pentadbiran Forum Halaqahnet.
    Penal Utama Baitul Muslim


    Ummi Munaliza

    • *
    • Posts: 14528
    • Anniversary Ke 30
      • View Profile
    Jawab #4 06 December, 2009, 08:10:55 PM
  • Publish Di FB
  •   Tanya Jawab: Hukum Mengonsumsi dan Jual Beli Kopi Luwak

    Pertanyaan:

    Assalamu 'alaikum warohmatullah wabarokatuh

    Ustadz, beberapa waktu yang lalu, di milis Pengusaha Muslim pernah dibahas mengenai Kopi Luwak.

    Yang menjadi permasalahan, Kopi luwak adalah kopi yang diolah dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang Luwak, dengan kata lain, kopi tersebut adalah hasil olahan dari pembuangan kotoran binatang luwak (biji kopi tersebut masih utuh ketika keluar dari saluran pencernaan binatang Luwak tersebut, jadi tidak berbentuk seperti layaknya kotoran).

    Berikut info yang kami copy paste dari internet:

    ...

    Kopi Luwak adalah jenis kopi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak Kemasyhuran kopi ini telah terkenal sampai luar negeri. Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak (Civet Coffee) dengan harga yang cukup mahal. Binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya.

    Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak.

    Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan difermentasikan secara alami. Dan menurut keyakinan, rasa kopi luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial dikalangan para penggemar dan penikmat kopi.

    ...

    Yang menjadi pertanyaan:

    1. Bagaimana hukum mengkonsumsi kopi luwak tersebut?

    2. Bagaimana hukum jual beli kopi luwak tersebut?

    Baarokallahu fiikum.

    Jazakumullah khairan atas segala ilmu dan waktu yang sudah ustadz berikan.

    Wassalamu 'alaikum

    Tim Pengusaha Muslim

    Jawaban:

    Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

    Menanggapi pertanyaan tentang hukum kopi luwak, yaitu kopi yang diperoleh dari biji-biji kopi yang sebelumnya telah dimakan oleh binatang luwak, lalu dikeluarkan lagi bersama kotorannya. Pertanyaan ini berkaitan erat dengan hukum kotoran binatang.

    Pada pertanyaan yang telah lalu, saya telah menjelaskan tentang hukum kotoran binatang. Dan pada jawaban itu telah saya sebutkan bahwa pendapat yang paling kuat tentang hukum kotoran binatang ialah pendapat yang menyatakan: Kotoran binatang yang dagingnya halal dimakan ialah suci, dan bukan najis. Hadits berikut adalah dalil nyata yang menunjukkan bahwa kotoran hewan yang dagingnya halal dimakan ialah suci:

    كَانَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - يُصَلِّى قَبْلَ أَنْ يُبْنَى الْمَسْجِدُ فِى مَرَابِضِ الْغَنَمِ . متفق عليه

    "Dahulu sebelum dibangun masjid nabawi, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendirikan sholat di kandang kambing."(Muttafaqun 'alaih)

    Sudah barang tentu, kandang kambing tidak luput dari kotoran dan kencing kambing. Andailah kotoran kambing dan hewan serupa najis, maka mana mungkin beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mendirikan sholat di dalamnya.

    Pemahaman terhadap hadits ini juga dikuatkan oleh pemahaman terhadap hadits berikut:

    قَدِمَ أُنَاسٌ مِنْ عُكْلٍ أَوْ عُرَيْنَةَ ، فَاجْتَوَوُا الْمَدِينَةَ ، فَأَمَرَهُمُ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - بِلِقَاحٍ ، وَأَنْ يَشْرَبُوا مِنْ أَبْوَالِهَا وَأَلْبَانِهَا. متفق عليه

    "Beberapa orang dari kabilah 'Ukel dan Urainah singgah di kota Madinah, tidak berapa lama perut mereka menjadi kembung dan bengkak karena tak tahan dengan cuaca Madinah. Menyaksikan tamunya mengalami hal itu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan mereka untuk mendatangi onta-onta milik Nabi yang digembalakan di luar kota Madinah, lalu minum dari air kencing dan susu onta-onta tersebut." (Muttafaqun 'alaih)

    Andai air seni onta najis, maka mana mungkin beliau memerintahkan tamunya untuk berobat dengan meminumnya.

    Berdasarkan penjelasan ini, maka dapat disimpulkan bahwa kopi luwak adalah halal dan tidak najis. Yang demikian itu dikarenakan luwak tidak termasuk binatang buas, karena tidak menyerang manusia. Luwak termasuk binatang herbifora yang makanannya adalah buah-buahan. Sebagaimana tidak ada dalil khusus yang mengharamkannya. Dengan demikian kotoran luwak adalah suci dan tidak najis, dan kopi yang keluar bersama kotorannyapun suci dan tidak najis. Terlebih-lebih kopi tersebut sebelum dijadikan minuman telah dicuci dan dibersihkan dari kotoran. Sehingga tidak ada alasan untuk mengharamkannya. Wallahu a'alam bisshowab.

    ***

    [Apakah Luwak termasuk binatang buas?]


    Berikut ini adalah penjelasan ustadz Muhammad Arifin tentang kriteria binatang buas, sebagai tanggapan terhadap email yang dikirimkan oleh Ibu Halimah:

    Tanggapan Ibu Halimah:

    Berdasar artikel yg saya baca di wikipedia:
    "Binatang luwak/musang (Paradoxurus Hermaphrodirus) termasuk binatang buas (Carnivora ) pemakan daging. Selain itu binatang ini juga menyukai buah- buahan seperti pisang, pepaya, jambu dan buah kopi. Karena pemakan daging, binatang ini cenderung berperilaku kanibal bila dikumpulkan dengan luwak yang lebih kecil, karenanya kandang dibuat satu per satu."

    Dan kalau saya melihat gambarnya seperti kucing bertaring sedikit, dan kakinya
    bercakar.

    Jadi hemat saya luwak/musang termasuk kategori binatang haram.

    Wallaahu a'lam bisshowab.

    Mohon maaf jika kurang berkenan.

    Halima Medan

    Jawaban:

    Assalamu 'alaikum warohmatullah wabarokatuh

    Langsung saja, menanggapi komentar tersebut, maka perlu diluruskan, adanya taring dan kadang kala memakan daging atau memangsa musang yang lebih kecil itu tidak mengubah hukum. Karena yang diharamkan itu adalah "binatang buas" yang bertaring. Sedangkan musang bukan termasuk binatang buas. Karena definisi yg paling kuat tentang binatang buas ialah binatang yang menyerang manusia, semisal, harimau, beruang, singa, serigala dan yang serupa.

    Oleh karena itu binatang dhabu' atau hyena halal untuk dimakan, karena hyena tidak menyerang manusia, walaupun dia adalah pemakan daging.

    عن ابْنِ أَبِى عَمَّارٍ قَالَ قُلْتُ لِجَابِرٍ الضَّبُعُ صَيْدٌ هِىَ قَالَ نَعَمْ. قَالَ قُلْتُ آكُلُهَا قَالَ نَعَمْ. قَالَ قُلْتُ لَهُ أَقَالَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ نَعَم

    Dari Ibnu Abi 'Ammar, ia mengisahkan: Aku pernah bertanya kepada sahabat Jabir tentang hyena, apakah itu termasuk hewan buruan? Beliau menjawab: "Ya." Akupun kembali menekankan dengan berkata: "Apakah aku boleh memakannya?" Beliau kembali menjawab: "Ya." Aku kembali bertanya: "Apakah itu pernah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" beliau kembali menjawab: "Ya." (Riwayat At Tirmizy, Ibnu Majah, dan hadits ini dinyatakan sebagai hadits shahih oleh banyak ulama', diantaranya oleh Al Albani)

    Hadits ini juga selaras dengan hadits lain, yang dengan tegas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyatakan:

    عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنِ الضَّبُعِ فَقَالَ هُوَ صَيْدٌ وَيُجْعَلُ فِيهِ كَبْشٌ إِذَا صَادَهُ الْمُحْرِمُ

    Dari sahabat Jabin bin Abdillah, ia mengisahkan: "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang hyena? Beliau menjawab: Hyena adalah binatang buruan, dan bila diburu oleh orang yang sedang berihram, maka ia berkewajiban membayar kafara yaitu menyembelih seekor domba." (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan lainnya)

    Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa binatang buas yang diharamkan bukan hanya sekedar memakan daging, akan tetapi yang menyerang manusia sebagaimana disebutkan di atas. Yang demikian itu dikarenakan hyena dan binatang bertaring serupa tidak memiliki kebiasan menyerang manusia, terlebih-lebih luwak. Sehingga luwak tidak tercakup oleh hadits berikut:
    عَنْ أَبِى ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِىِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِى نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ متفق عليه

    "Diriwayatkan dari Abi Tsa'labah Al Khusyani bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kita memakan setiap binatang buas yang bertaring kuat." (Muttafaqun 'alaih)

    Hadits ini dengan jelas menyebutkan bahwa yang dilarang untuk dimakan ialah binatang yang memiliki dua kriteria:

    1. Termasuk binatang buas, dan definisi binatang buas yang paling kuat atau rajih ialah setiap binatang yang biasa menyerang manusia, dan bukan sekedar pemakan daging alias karnivora.

    2. Memiliki taring kuat.

    Singkat kata, luwak bukan binatang haram, karena tidak memenuhi dua kriteria di atas, sehingga ia halal di makan dagingnya dan bila halal dagingnya maka kotorannya tidak najis atau suci; sebagaimana halnya kotoran kambing, onta dan binatang yang serupa. Wallahu a'alam bisshawab.

    Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.

    Sumber : http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/tanya-jawab/686-tanya-jawab-hukum-mengonsumsi-dan-jual-beli-kopi-luwak.html

    nurqaseh

    • *
    • Posts: 286
    • http://nurqaseh2010.blogspot.com
      • View Profile
    Jawab #5 06 December, 2009, 09:36:35 PM
  • Publish Di FB
  • Masya Allah...macamna diaorang boleh dapat idea ni untuk menyedapkan kopi?...kreatif sungguh.Bila tengok rasa tak macam tak lalu nak minum.Bagus macam orang dulu-dulu nak minum kopi diorang buat sendiri lagi baik.

    conandolah

    • *
    • Posts: 19
    • harapan.....
      • View Profile
    Jawab #6 06 December, 2009, 10:03:34 PM
  • Publish Di FB
  • tak lalu saya nak minum kopi lagi
    :)

    conandolah

    • *
    • Posts: 19
    • harapan.....
      • View Profile
    Jawab #7 06 December, 2009, 10:04:10 PM
  • Publish Di FB
  • kecuali white coffe

    omegazx

    • *
    • Posts: 6
      • View Profile
    Jawab #8 06 December, 2009, 10:14:21 PM
  • Publish Di FB
  • SAPA NAK MINUM KOPI NIE?

    EEE...

    Habiburrahman

    • *
    • Posts: 1985
    • Boleh Blah
      • View Profile
    Jawab #9 06 December, 2009, 10:21:01 PM
  • Publish Di FB
  • UWEk !!!!!!!!!!!!!!!! PaTut la Rasa semacam jer...!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Tgh cari butang DELETE AKAUN

    amrizal2

    • *
    • Posts: 44
    • Mati pada Jalan Allah cita-cita Kami
      • View Profile
    Jawab #10 06 December, 2009, 10:30:49 PM
  • Publish Di FB
  • Hehehehe.. halal kopi ni.. daging hyena pun halal.. nanti nak eksport la.. ke Malaysia.. mana tau leh wat bisnes.. :D
    Islam is the way of Life!

    assiddiq

    • *
    • Posts: 4596
    • "Dengan Kehendak dan KuasaNya"
      • View Profile
    "Al-haqqu bila nizom yaghlibuhul-baatil binnizom"
    Maksudnya: "Sesuatu kebenaran yang tidak sistematik akan dikalahkan oleh kebatilan yang sistematik dan terancang."
    http://Http://cahayarabbani.blogspot.com
    http://Http://islamicmoviecollection.blogspot.com
    assiddiq@ymail.com

    mualli

    • *
    • Posts: 462
    • PERANGI MAKSIATTTT!!!!!ayuhhhh...
      • View Profile
    Jawab #12 06 December, 2009, 11:37:12 PM
  • Publish Di FB
  • Alhamdulillah..akhirnya tahu juga kebenarannya..halal atau tidak....
    Terima kasih ummi...
    dan terima kasih juga kepada Delima di atas  persoalan ini...
    Sekarang kembali kepada kitalah, nak minum atau tidak kopi nie....;-)
    Berjihad Fisabilillah...
    Paksalah diri untuk melakukan ibadat...baguss gabuss
    Berilmu...Beramal...kerana ALLAH!
    PERANGI MAKSIATTTT!!!!!ayuhhhh...
    http://jomperahotakk.blogspot.com/
    http://imageshack.us/

    nur_87

    • *
    • Posts: 699
      • View Profile
    Jawab #13 06 December, 2009, 11:39:40 PM
  • Publish Di FB
  • Sekarang kembali kepada kitalah, nak minum atau tidak kopi nie....;-)

    macam tak berapa sanggup je nak minum..:sedihnya:~~

    ~bErSuJuD KpD ALLAH ~

    haszlyn

    • *
    • Posts: 50
      • View Profile
    Jawab #14 07 December, 2009, 12:24:16 AM
  • Publish Di FB
  • aduii....memang xsanggup nak minum pun..

    assiddiq

    • *
    • Posts: 4596
    • "Dengan Kehendak dan KuasaNya"
      • View Profile
    Jawab #15 07 December, 2009, 12:29:00 AM
  • Publish Di FB
  • Boleh nak minum..

    Tp biar Cik Nur minum dulu la..

    Jadi leader.. Baru anak buah ikut.. :senyum:

    ummulqurra

    • *
    • Posts: 172
      • View Profile
    Jawab #16 07 December, 2009, 12:35:14 AM
  • Publish Di FB
  • saya pun tak sanggup nak minum huhuhuhu.

    nur_87

    • *
    • Posts: 699
      • View Profile
    Jawab #17 07 December, 2009, 12:37:47 AM
  • Publish Di FB
  • saya pun tak sanggup nak minum huhuhuhu.

    betul tu..encik assiddiq je yang sanggup nak minum..:senyum:

    hafiz_addnan

    • *
    • Posts: 331
      • View Profile
    Jawab #18 07 December, 2009, 01:30:30 AM
  • Publish Di FB
  • lebih baik minum kopi radix.....................

    divider3
    halaqahforum4

     

    Related Topics

      Subject / Started by Replies Last post
    21 Replies
    4554 Views
    Last post 02 December, 2010, 11:30:42 AM
    by wajdani
    9 Replies
    2839 Views
    Last post 09 March, 2008, 11:09:58 PM
    by halawah
    8 Replies
    6026 Views
    Last post 22 June, 2011, 06:59:32 PM
    by hamimah