Metode Glenn Doman

Author Topic: Metode Glenn Doman  (Read 5163 times)

0 Halaqian and 1 Guest are viewing this topic.

abu atiyah

  • *
  • Posts: 387
    • View Profile
11 June, 2007, 03:29:39 PM
  • Publish Di FB
  • Mengajarkan Matematik pada bayi dan kanak-kanak
    dengan Dot Cards (Metode Glenn Doman)


    Bahan yang digunakan :

    Pertama,
    Seratus potong kertas manila putih berukuran
    28 x 28 cm, masing-masing pada salah satu mukanya
    ada DOTS atau bola merah dengan garis tengah 2 cm.

    Bola-bola ini berjumlah dari SATU hingga SERATUS pada
    kartu terakhir. Dibalik kartu terdapat angka yang
    menyatakan jumlah bola yang ada.

    Dots/bola digambarkan secara acak/menegak di atas kertas tsb.

    Kedua,
    Seratus potong kartu yang lebih ringan 14 x 14 cm
    bertuliskan sebuah angka merah setinggi 12,5 cm mulai
    dari angka 1 hingga 100 pada kartu terakhir.

    Warna merah dipakai karena memang menarik bagi seorang anak.




    Cara mengajarkan :

    Ambillah kartu yang ada SATU bola merahnya saja,
    Sekarang angkatlah kartu tersebut di luar jangkauan tangannya
    dan katakan kepadanya, "INI SATU".
    (Jangan sampai si anak melihat benda-benda lain. )

    Tunjukkan kepadanya sesingkat mungkin. Dua atau tiga detik.

    Kemudian letakkan kartu tersebut terbalik di pangkuan kita.
    Pada mulanya anda akan merasa janggal. Namun demikian,
    semakin kita mahir menggunakan kartu-kartu itu, semakin
    cepat anak kita dapat memahaminya.

    Perlu diingat bahwa angka hanyalah simbol yang mewakili nilai
    dari bilangan.

    Sekarang angkatlah kartu kedua, dan katakan, "INI DUA".

    Lakukan seterusnya hingga kartu berjumlah SEPULUH BOLA.

    Seluruh proses ini kurang lebih memakan waktu kurang dari satu
    menit.

    Lakukanlah setiap hari. Dalam waktu lima hari ia telah mengetahui
    fakta-fakta nyata dari angka satu sampai sepuluh,
    tetapi jangan meyuruhnya untuk membuktikan hal itu
    lebih dahulu.

    Pada hari keenam,
    kita singkirkan kartu 1 dari kesepuluh kartu
    di pangkuan dan menambahkan kartu 11.

    Pada hari ketujuh,
    kita singkirkan kartu 2 dan menambahkan kartu 12.

    Terus lakukan seperti itu hingga angka 100. Kegiatan ini kurang
    lebih akan memakan waktu tiga bulan.

    Yakinlah, kegiatan ini akan menghasilkan kemampuan anak
    yang luarbiasa. Kini ia akan dengan cepat dapat membedakan
    empat puluh lima bola dan empat puluh enam.


    Langkah berikutnya PENJUMLAHAN.

    Pada hari ke-30, anda telah memperlihatkan hingga 35 bola.
    Semakin banyak yang diperlihatkan bola-bola kepada anak
    berarti anda mulai mengajarkan penjumlahan.

    Mulai kita melangkah mengajarkan penjumlahan dengan
    meletakkan bola-bola merah berjumlah dua, tiga, empat,
    lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, hingga sepuluh
    di pangkuan anda.

    Semuanya menghadap ke bawah dan kartu berbola dua
    diletakkan paling atas di tumpukan itu.

    Dengan semangat katakanlah, "satu tambah satu sama
    dengan dua". Kemudian kita perlihatkan kartu berbola dua.

    Perlihatkan tidak lebih dari satu detik. Jangan menjelaskan
    arti kata-kata "tambah" atau "samadengan". Katakanlah "Satu
    tambah dua samadengan ." Jangan katakan "satu tambah dua
    menjadi...."

    Jika kita mengajarkan fakta-fakta kepada
    anak-anak, mereka akan menarik kesimpulan tentang
    hukum-huikumnya lebih tepat dan cepat. Kemudian katakan
    "Satu tambah dua sama dengan tiga" hingga "satu tambah
    sembilan sama dengan sepuluh" yang kemudian kita
    perlihatkan hasilnya.

    Lakukanlah tiga kali pada hari pertama, sambil kita
    meneruskan untuk memperlihatkan kartu-kartu berbola
    sebanyak tiga kali sehari. Sebaiknya anda mengatur keenam
    waktu secara merata saat daya tangkap anak sedang memuncak.

    Pada hari ke-31 anda mengajarkan dua tambah dua,
    tambah tiga, dan seterusnya hingga tambah delapan. Apa yang
    kita ajarkan adalah arti dari bunyi kata "tambah" dan
    "samadengan". Percaya atau tidak, pada saat kita bertanya
    "dua tambah empat samadengan enam" kepada seorang dewasa
    maka akan terlintas 2 + 4 = 6. Tetapi pada seorang anak
    akan terlintas dua bola tambah empat bola samadengan enam
    bola.

    Sampai hari ke-31 ia sudah mengenal jumlah yang
    sbeenarnya sampai dengan 40 dan telah dapat menambah dalam
    setiap kombinasi yang ada sampai dengan 10. Tahap ini yang
    terpenting adalah, bahwa ia telah mengerti "tambah" dan
    "samadengan" walaupun kita tidak membertiahunya.

    Mulai hari ke-36 dst kita tidak perlu mengajarkan dengan
    urutan tertentu lagi. Ia sudah memahami. Berikanlah ia sekarang
    soal penjumlahan maka dengan cepat ia akan bisa menjawab.


    Langkah berikutnya PENGURANGAN.

    Pola ini sama dengan pola penjumlahan.
    Katakan "sepuluh kurang satu samadengan
    sembilan" Dan perlihatkan sejenak kartu berbola sembilan.
    Kemudian katakan "sepuluh kurang sembilan samadengan satu".

    Pada hari ke-41 anda dapat mengajarkan mulai dari duapuluh
    kurang satu sampai dengan duapuluh kurang sembilan belas.
    Maka ia sekarang sedang menerima sembilan waktu belajar
    yang sangat ringkas setiap harinya dengan urut-urutan
    sebagai berikut: Kartu-kartu bilangan, penjumlahan,
    pengurangan, kartu bilangan, penjumlahan, pengurangan,
    kartu bilangan, penjumlahan, pengurangan.

    Di hari ke-42 mulailah dengan tigapuluh kurang satu
    hingga tigapuluh kurang duapuluh sembilan. Pada hari ke-43
    mulailah dengan soal-soal pengurangan dalam bentuk dan
    urutan yang tidak teratur sampai jumlah empatpuluh delapan.


    Langkah berikutnya MEMECAHKAN SOAL.

    Apabila apa yng kita sampikan sungguh-sungguh dan penuh
    kasih sayang, Insya Allah akan menghasilkan buah yang
    "harum" baunya dan nikmat rasanya.

    Kini kita siap mengajarkan memecahkan soal, ingat
    bukan mengujinya. Mulailah dengan bilangan-bilangan.

    Berlututlah di lantai menghadap anak. Ambillah kartu dengan
    18 bola dan 25 bola. Kemudian mintalah si anak untuk
    menunjuk pada 25. Permintaan ini diajukan sambil lalu dan
    riang. Jangan suruh dia mengucapkan duapuluh lima, sebab
    kita tidak sedang mengajar berbicara, tetapi sedang
    mengajarkan matematika. Jika ia tidak cukup cepat, katakan
    dengan gembira, "Yang ini, bukan?" sambil mengangkat kartu
    25 bola. Inilah cara mengajar yang jujur.

    Ulangi lagi hingga anak dapat menunjukkan dengan benar.
    Jika ia dapat mengetahuinya, pujilah dan peluklah.
    Bahwa ia adalah seorang anak yang terpandai yang pernah
    kita kenal. Hal ini memang betul bukan ?

    Begitu kita meluapkan kegembiraan dia akan secepatnya
    menaruh minat pada matematika untuk selamanya. Ia menjadi
    yakin bahwa matematika lebih menyenangkan daripada
    "gula-gula". Terus lakukan seperti itu, maka anak kita akan
    lebih cepat menunjukkannya. Lakukan setelah itu
    pengurangan.

    Sebagai catatan jangan memberikan waktu khusus untuk
    memecahkan soal-soal, tetapi campuradukkan atau
    sewaktu-waktu saja. Hingga anak kita merasakan kesenangan.
    Toh tidak ada tekanan yang kita berikan kepada anak kita.


    Langkah berikutnya PERKALIAN

    Katakan kepadanya kita mengajarkan perkalian.
    Lakukan hal yang sama seperti sebelumnya.

    Mulailah dengan mengatakan "dua kali dua samadengan empat"
    sambil memperlihatkan kartu berbola empat. Teruskan sampai
    "dua kali lima samadengan sepuluh".

    Pada hari ke-51, mulai dengan "tiga kali tiga samadengan
    sembilan". Akhirnya "tiga kali delapanbelas samadengan
    limapuluh empat".

    Sampai hari ke 58 kita sampai pada "sepuluh kali enam
    samadengan enampuluh". Pada waktu mengajarkan perkalian
    kita bisa menyelipkan satu persoalan perkalian.


    Langkah berikutnya PEMBAGIAN

    Pada hari ke-60 kita mengajarkan pembagian.
    Sampai langkah ini ia telah mengetahui nilai sebenarnya
    hingga enampuluh lima. Mulailah dengan mengatakan
    "empat dibagi dua samadengan dua" hingga
    enampuluh empat dibagi dua samadengan tigapuluhdua".

    Pada hari ke-68 kita sampai pada "tujuhpuluh dibagi sepuluh
    samadengan tujuh".

    Sewaktu-waktu kita selingi dengan soal pembagian.


    Langkah berikutnya PERSAMAAN

    Pada hari ke-70 kita sudah menjadi seorang ahli matematika.
    Katakanlah kita sedang mengajarkan persamaan dengan
    riang gembira.

    Sebetulnya ia sudah mengetahui semua persamaan dua langkah.
    Sebab, memang dua tambah tiga samadengan lima, tujuhpuluh
    dikurangi tigapuluhsatu samadengan tigapuluh sembilan,
    delapan kali delapan samadengan enampuluh empat. Sekarang
    berikanlah soal persamaan tiga langkah. Katakanlah "tujuh
    tambah tigabelas kali tiga samadengan ." Kemudian
    perlihatkanlah kartu berbola enampuluh.

    Setelah kita mengajarkan tiga langkah persamaan maka
    lanjutkanlah dengan langkah-langkah yang lain.

    Yakinlah apa yang kita ajarkan akan menghasilkan hasil yang
    memuaskan.


    Langkah selanjutnya ANGKA-ANGKA.

    Langkah ini amat mudah. Sekarang kita mengambil kartu-kartu
    yang bertuliskan angka (kartu dg ukuran 14 x 14 cm).
    Angkatlah kartu yang bertuliskan 1 berwarna merah, dan
    katakan "ini satu".

    Lakukan seterusnya hingga hari ke-99 ia akan mengetahui semuanya.

    Selamat Mencoba !

    (sumber : Drajat, penulis buku "Bersahabat dengan Matematika")
    " Berpuluh tahun kita meninggalkan asal usul kita, demi mencari pengertian sebuah kehidupan. Namun tidak salah untuk kita kembali jatuh cinta pada dunia yang pernah membesarkan kita, dan di sinilah bermulanya kehidupan sebenar "

    divider3
    halaqahforum4

     

    Related Topics

      Subject / Started by Replies Last post
    15 Replies
    2211 Views
    Last post 24 January, 2010, 11:55:36 PM
    by fadzil b hussain
    8 Replies
    2713 Views
    Last post 08 December, 2012, 11:07:09 AM
    by Iffah Rezali
    0 Replies
    1067 Views
    Last post 09 December, 2011, 02:21:44 PM
    by mohlison