Forum > Sirah

Nabi Khidir A.S

<< < (11/13) > >>

nazri0070:
Ajakan malaikat kepada kebajikan dan kebenaran itu tugas malaikat ilham (malaikat mulhim), bukannya QARIN. QARIN adalah kembar yang lahir bersama setiap manusia. Hanya QARIN Rasulullah saw sahaja yang Islam. Manakala orang lain yang kuat keimanan dan amal solehnya, kuasa kejahatan QARIN akan semakin lemah. Manakala orang fasiq, kuasa kejahatan QARIN semakin kuat.

Nafas, nufus, ampas dan tanafas. Ada dalam diri insan. Nafas, nufus, ampas dan tanafas yang senantiasa tak putus-putus berzikir kepadaNya, jatuh rindu mencintaiNya, itulah insan kamil wa mukammil.

Ilmu seluruh makhluk memang ibarat jarum yang dicelupkan ke dalam lautan samudera. Yang lekat di mata jarum, itulah ibaratnya ilmu manusia. Peristiwa bertemunya Khidir as dan Musa as atas perahu, terlihat mereka seekor burung meneguk air. Kata Khidir as, itulah ilmu manusia, lautan itulah ilmu Allah. Pandanglah ilmuNya itu....

Makrifat itu secara istilahnya mengenal.....wa fi anfusikum afala tubsiruun....Dan dalam diri kamu, apakah kamu tidak melihat (tanda-tanda wujudnya Dia)? Makrifat ringkasnya secara lafaz iaitu mengenal antara makhluk dan khalik. Mengenal antara qadim dan muhaddas. Mengenal antara yang hak dan yang batil. Mengenal seakan-akan melihat dengan jelas, nyata dan terang!!

Tauhid martabatnya empat iaitu tauhidul af'al, tauhidus sifat, tauhidul asma' dan tauhiduz zat. Mengesakan af'al, mengesakan sifat, mengesakan nama-namaNya dan mengesakan zatNya...Yang dicari hamba (sufi) itu musyahadah (syuhud), penyaksian keesaan af'al Allah, penyaksian keesaan sifat Allah, penyaksian keesaan asma' Allah dan penyaksian keesaan zat yang bernama Allah di alamNya! Alam ketuhanan, alam lahut!

Saidina Ali ra pernah berkata: " Aku menyembah Tuhan yang aku nampak!".

5zul:
ok lah tue kalau dah kenal siapa itu jibrail semuga di rahmati -
sedangkan manusia lebih mulia di sisi ALLAH berbading malaikat -
Muhammad di ketemukan dengan ALLAH semasa isyrak miraaj....
dan sedangkan manusia itu saling bertumpah darah berbading malaikat yang hanya menEsakan ALLAH berzikir kepada ALLAH -

apamacam kalau dah kenal siapa malaikat maut tue...ok lah - (Senyum)
Usah takbur usah kufur - mungkar nakir jangan takut jangan terkejut yer-
Qarin di kalangan jin tak ikut mu nanti - heeeee-
mu soal mu lah jawab.....
Insyallah intipanti ayat benih dan nama bathin - ia ker bergitu -
lihat Ibrahim - Api Api kau jangan celakan Ibrahim yer - siapa yg mohon - Ibrahim ker
(senyum)- yg mentauhidkan Musa khidir lah.... suruh beriman.... boleh lah....
tapi masa isa siapa pula...suruh - kata si isa lagi Ahmad.....
entah semua itu Ilmu ALLAH -
"Sesungguhnya Ilmu Laduni "

Tapi Hakikatnya ilmu datang dari Allah bukan dari Belajar. Begitu pula rezeki datang bukan dari kerja kita.! Kita Belajar karena perintah Allah dan Sunnah Nabi. Jika Allah kehendaki, dengan belajar - Allah berikan ilmu Jika Allah kehendaki, dengan belajar - tapi Allah tidak berikan ilmu
Jika Allah kehendaki, tanpa belajar pun - Allah berikan ilmu
Laailaha illallah
Belajar itu makhluq, Allah yang kuasa

lmu laduni /ilmu mauhub merupakan salah satu ilmu yang harus dimilki oleh orang yang
ingin menjadi ahli tafsir alqur’an. Disamping harus mengusai 14 cabang ilmu lainnya
seperti ilmu lughah, nahwu, saraf, balaghah, isytiqoqo, ilmu alma’ani, badi’, bayan, fiqh,
aqidah, asbabunuzul, nasikh mansukh, ilmu qiraat, ilmu hadits, usul fiqah ( hukum- hukum furu’) dan ilmu mauhub ( fadhilah alqur’an, syaikh maulana zakariyya). Ilmu ini adalah karunia khusus dari Allah swt. “man ‘amila bimaa ‘alima waratshullahu ‘ilma maa lam ya’lam” Artinya : Nabi SAW bersabda :” BARANGSIAPA YANG MENGAMALKAN ILMU YANG IA KETAHUI MAKA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KEPADANYA ILMU YANG BELUM IA KETAHUI”


Perkara ini telah dijelaskan oleh sayyidina‘ali ra. saat beliau menjawab pertanyaan orang ramai,“apakah beliau telah mendapatkan ilmu khusus atau wasiat khusus dari Rasulullah saw. yang hanya diberikan kepada beliau dan tidak kepada orang lain?” Hazrat‘ali ra. menjawab :”Demi Tuhan yang telah menciptakan surga dan jiwa- jiwa, aku tidak pernah mendapat apa-apa selain daripada ilmu yang Allah berikan kepada seseorang untuk memahami alqur’an!” ibnu abi dunya rah. berkata bahwa pengetahuan daripada Al-quran dan apa-apa yang didapati daripada alqu’an begitu luas daripada alqur’an. Seorang pentafsir harus
mengetahui 15 cabang ilmu yg disebutkan diatas.Tafsiran orang yang tidak mahir
dalam ilmu-ilmu ini adalah termasuk tafsiran bil-rakyi (tafsir menurut fikiran sendiri) yang hal ini DILARANG OLEH SYARA’. Para sahabat ra. mendapat ilmu bahasa arab secara tabii dan ilmu-ilmu lain mereka dapati langsung dari ilmu kenabian (nabi SAW). Nabi SAW bersabda :”Barang siapa yang berfatwa dalam masalah agama, tanpa ada ilmu maka baginya laknat Allah, malaikat dan manusia seluruhnya”(HR.
Imam suyuti).

Insyallah - (Senyum)
“wataqullaha wayu’alimukumullah”

Nabi saw bersbda :“man khofa minallahi khofahu kulla syai waman khofa ghoirallah khofa min kulli syai” artinya :“Barang siapa yang takutnya hanya kpd Allah maka Smua makhuq akan takut/tunduk padanya. Barangsiapa takut/tunduknya kpd selain Allah maka semua makhluq akan (menjadi asbab) ketakutan baginya“

maka Nabi isa as. bertanya :“Bagaimana mereka akan berdakwah padahal mereka tidak punya‘ilm dan hilm(kelembutan hati)? Maka Allah firmankan :”Aku sendiri yang akan memberikan kepadamereka ilm dan hilm”(Muntakhob ahadits)

Nabi SAW bersabda :“man wajadallah wajada kulla syai, man faqadallah faqada kulla syai”



Berusahalah engkau menjadi seorang yang mempelajari ilmu fiqih dan juga menjalani tasawuf, dan janganlah kau hanya mengambil salah satunya. Sesungguhnya demi Allah saya benar-benar ingin memberikan nasehat padamu. Orang
yang hanya mempelajari ilmu fiqih tapi tidak mahu menjalani tasawuf, maka hatinya
tidak dapat merasakan kelazatan takwa. Sedangkan orang yang hanya menjalani tasawuf
tapi tidak mahu mempelajari ilmu fiqih, maka bagaimana bisa dia menjadi baik?
[Diwan Al-Imam Asy-Syafi'i, hal. 47]

silakan tuan (Senyum) Insyallah -
segalaNya mungkin -
mungkin Ilmu tuan dengan saya berlaian - dan 1 tujuan .. (Senyum)
tetapkan jiwa nuranni tue pegang buat Diri - jangan sampai goyah dek Nafsu nie -
sampai siapa yang mau men Ia nya sebuah perjalanan tue- kelak nanti di tanya kembali adakah Benar- "


Hikmah kisah Hassan basri rah. dan Rabi’atul-Adawiyyah rah. Hassan Basri rah. berkata dengan niat hendak menunjukkan keramatnya kepada
orang lain yang ia dapat menguasai air (seperti Nabi Isa a.s. boleh berjalan di
atas air). Rabi’atul-Adawiyyah berkata,“Hassan, buangkanlah perkara yang sia-
sia itu. Jika kamu hendak benar memisahkan diri dari perhimpunan Aulia’Allah,
maka kenapa kita tidak terbang sahaja dan berbincang di udara?”Rabi’atul-
adawiyyah berkata bergini kerana beliau ada kuasa berbuat demikian tetapi
Hassan tidak ada berkuasa seperti itu. Hassan meminta maaf. Rabi’atul-
Adawiyyah berkata,“Ketahuilah bahawa apa yang kamu boleh buat, ikan
pun boleh buat dan jika aku boleh terbang, lalat pun boleh terbang. Buatlah
suatu yang lebih dari perkara yang luarbiasa itu. Carilah ianya dalam
ketaatan dan sopan-santun terhadap Allah.”

nazri0070:
Terima kasih tuan penasihat (5zul)..(senyum)..betul tu apa yang ditulis, saya hargainya...para nabi, rasul dan wali Allah kan ramai dan darjat masing-masing semuanya tak sama! Tetapi semua benar dan berpaksikan LA ILAHA ILLALLAH....MUKJIZAT MASING-MASING PUN TAK SAMA...Ibrahim as menguasai api, Khidir as bersama ilmu laduni menguasai air, Musa as menewaskan sihir serta membelah lautan, Sulaiman as menguasai haiwan, angin dan jin setan, Yusuf as dengan ketampanan wajah dan tafsir mimpinya, Isa ruhullah as dengan kasyaf dan perubatannya dan masing-masing lah punya kehebatan dan kelebihan tersendiri....Kesempurnaan semuanya itu ada pada Rasulullah saw yang bernama Muhammad Al-Musthofa saw bin Abdullah bin Abdul Mutalib, dikenal sebelumnya dengan Ahmad! Yang tertulis Ahmad itu dalam kitab-kitab sebelumnya...Dalam Quran pun ada sebut! Dari nurnya yang cemerlang asal segala makhluk...

Ya kisah Imam Hassan dan Rabi'atul Adawiyah ada hikmahnya...sebab tu sebelum ni saya ada tulis...cicak pun boleh berjalan dari dinding naik ke bumbung!(rujuk kisah al_ahibbatu tentang kumpulan dalam gua tu!)

Syariat, syariat Muhammad
Tarikat, tarikat Muhammad
Haqiqat, haqiqatul Muhammadiyyah
Makrifat, makrifat Rasulullah saw

Tauhid-Fekah-Tasauf, 3 serangkai yang tak dapat dipisahkan. Benar, zahir batin seiring, kulit dan isi bersama. Jasmani dan rohani, berubudiyah mentaati Allah dan RasulNya penuh syahdu keterasaan di alam cinta dan rindu Ilahi penuh kasih, insya Allah, masing-masing jangan dipisahkan.....

5zul:
silakan (Senyum)
mugaan apa yg di bincangkan mengambil iktibar kepada kamu saya dan kalian yg lain -
terima tuan (senyum) mugaan dir ahmati di kasihi Ilahi -
wajahtuwahi....... senyum
di mana ku mengadab di situ lah Kiblat ku -
 :) tuan sejahteran keatas kamu -

5zul:
tuan penasihat tak kenakan 25 percent yer- (Senyum)
bapak marah ker ........

Navigation

[0] Message Index

[#] Next page

[*] Previous page

Go to full version