Adab-adab Membaca Al-Quran

Author Topic: Adab-adab Membaca Al-Quran  (Read 9885 times)

0 Halaqian and 1 Guest are viewing this topic.

Ummi Munaliza

  • *
  • Posts: 14507
  • Anniversary Ke 30
    • View Profile
01 August, 2009, 01:08:20 AM
  • Publish Di FB

  • Adab-adab Membaca Al-Quran


    1. Sebaiknya orang yang membaca Al-Qur'an dalam keadaan sudah berwudhu, suci pakaiannya, badannya dan tempatnya serta telah bergosok gigi.

    2. Hendaknya memilih tempat yang tenang dan waktunya pun pas, karena hal tersebut lebih dapat konsentrasi dan jiwa lebih tenang.

    3. Hendaknya memulai tilawah dengan ta`awwudz, kemudian basmalah pada setiap awal surah selain selain surah At-Taubah. Allah berfirman yang artinya:
    "Apabila kamu akan membaca al-Qur'an, maka memohon perlindungan-lah kamu kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk". (An-Nahl: 98).

    4. Hendaknya selalu memperhatikan hukum-hukum tajwid dan membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya serta membacanya dengan tartil (perlahan-lahan). Allah berfirman yang artinya:
    "Dan Bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan". (Al-Muzzammil: 4).

    5. Disunnatkan memanjangkan bacaan dan memperindah suara di saat membacanya. Anas bin Malik pernah ditanya:
    Bagaimana bacaan Nabi (terhadap Al-Qur'an? Anas menjawab: "Bacaannya panjang (mad), kemudian Nabi membaca "Bismillahirrahmanirrahim" sambil memanjangkan Bismillahi, dan memanjangkan bacaan ar-rahmani dan memanjangkan bacaan ar-rahim". (HR. Al-Bukhari).

    Dan Nabi juga bersabda:
    "Hiasilah suara kalian dengan Al-Qur'an". (HR. Abu Daud, dan dishahih-kan oleh Al-Albani).

    6. Hendaknya membaca sambil merenungkan dan menghayati makna yang terkandung pada ayat-ayat yang dibaca, berinteraksi dengannya, sambil memohon surga kepada Allah bila terbaca ayat-ayat surga, dan berlindung kepada Allah dari neraka bila terbaca ayat-ayat neraka. Allah berfirman yang artinya:
    "Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran." (Shad: 29).

    Dan di dalam hadits Hudzaifah ia menuturkan:
    "......Apabila Nabi terbaca ayat yang mengandung makna bertasbih (kepada Allah) beliau bertasbih, dan apabila terbaca ayat yang mengandung do`a, maka beliau berdo`a, dan apabila terbaca ayat yang bermakna meminta perlindungan (kepada Allah) beliau memohon perlindungan". (HR. Muslim).

    Allah berfirman yang artinya:

    7. Hendaknya mendengarkan bacaan Al-Qur'an dengan baik dan diam, tidak berbicara. Allah berfirman yang artinya:
    "Dan apabila Al-Qur'an dibacakan, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu men-dapat rahmat". (Al-A`raf: 204).

    8. Hendaklah selalu menjaga al-Qur'an dan tekun membacanya dan mempelajarinya (bertadarus) hingga tidak lupa. Rasulullah bersabda:
    "Peliharalah Al-Qur'an baik-baik, karena demi Tuhan yang diriku berada di tangan-Nya, ia benar-benar lebih liar (mudah lepas) dari pada unta yang terikat di tali kendalinya". (HR. Al-Bukhari).

    9. Hendaknya tidak menyentuh Al-Qur'an kecuali dalam keadaan suci. Allah telah berfirman yang artinya:
    "Tidak akan menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan". (Al-Waqi`ah: 79).

    10. Boleh bagi wanita haid dan nifas membaca al-Qur'an dengan tidak menyentuh mushafnya menurut salah satu pendapat ulama yang lebih kuat, karena tidak ada hadits shahih dari Rasulullah yang melarang hal tersebut.

    11. Disunnatkan menyaringkan bacaan Al-Qur'an selagi tidak ada unsur yang negatif, seperti riya atau yang serupa dengannya, atau dapat mengganggu orang yang sedang shalat, atau orang lain yang juga membaca Al-Qur'an.

    12. Termasuk sunnah adalah berhenti membaca bila sudah ngantuk, karena Rasulullah bersabda:
    "Apabila salah seorang kamu bangun di malam hari, lalu lisannya merasa sulit untuk membaca Al-Qur'an hingga tidak menyadari apa yang ia baca, maka hendaknya ia berbaring (tidur)". (HR. Muslim)

    Pengurusan, Pentadbiran Forum Halaqahnet.
    Penal Utama Baitul Muslim


    gurutajwid

    • *
    • Posts: 167
      • View Profile
    Jawab #1 19 August, 2009, 01:42:54 PM
  • Publish Di FB

  • Adab-adab Membaca Al-Quran


    1. Sebaiknya orang yang membaca Al-Qur'an dalam keadaan sudah berwudhu, suci pakaiannya, badannya dan tempatnya serta telah bergosok gigi.

    2. Hendaknya memilih tempat yang tenang dan waktunya pun pas, karena hal tersebut lebih dapat konsentrasi dan jiwa lebih tenang.

    3. Hendaknya memulai tilawah dengan ta`awwudz, kemudian basmalah pada setiap awal surah selain selain surah At-Taubah. Allah berfirman yang artinya:
    "Apabila kamu akan membaca al-Qur'an, maka memohon perlindungan-lah kamu kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk". (An-Nahl: 98).

    4. Hendaknya selalu memperhatikan hukum-hukum tajwid dan membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya serta membacanya dengan tartil (perlahan-lahan). Allah berfirman yang artinya:
    "Dan Bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan". (Al-Muzzammil: 4).

    5. Disunnatkan memanjangkan bacaan dan memperindah suara di saat membacanya. Anas bin Malik pernah ditanya:
    Bagaimana bacaan Nabi (terhadap Al-Qur'an? Anas menjawab: "Bacaannya panjang (mad), kemudian Nabi membaca "Bismillahirrahmanirrahim" sambil memanjangkan Bismillahi, dan memanjangkan bacaan ar-rahmani dan memanjangkan bacaan ar-rahim". (HR. Al-Bukhari).

    Dan Nabi juga bersabda:
    "Hiasilah suara kalian dengan Al-Qur'an". (HR. Abu Daud, dan dishahih-kan oleh Al-Albani).

    6. Hendaknya membaca sambil merenungkan dan menghayati makna yang terkandung pada ayat-ayat yang dibaca, berinteraksi dengannya, sambil memohon surga kepada Allah bila terbaca ayat-ayat surga, dan berlindung kepada Allah dari neraka bila terbaca ayat-ayat neraka. Allah berfirman yang artinya:
    "Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran." (Shad: 29).

    Dan di dalam hadits Hudzaifah ia menuturkan:
    "......Apabila Nabi terbaca ayat yang mengandung makna bertasbih (kepada Allah) beliau bertasbih, dan apabila terbaca ayat yang mengandung do`a, maka beliau berdo`a, dan apabila terbaca ayat yang bermakna meminta perlindungan (kepada Allah) beliau memohon perlindungan". (HR. Muslim).

    Allah berfirman yang artinya:

    7. Hendaknya mendengarkan bacaan Al-Qur'an dengan baik dan diam, tidak berbicara. Allah berfirman yang artinya:
    "Dan apabila Al-Qur'an dibacakan, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu men-dapat rahmat". (Al-A`raf: 204).

    8. Hendaklah selalu menjaga al-Qur'an dan tekun membacanya dan mempelajarinya (bertadarus) hingga tidak lupa. Rasulullah bersabda:
    "Peliharalah Al-Qur'an baik-baik, karena demi Tuhan yang diriku berada di tangan-Nya, ia benar-benar lebih liar (mudah lepas) dari pada unta yang terikat di tali kendalinya". (HR. Al-Bukhari).

    9. Hendaknya tidak menyentuh Al-Qur'an kecuali dalam keadaan suci. Allah telah berfirman yang artinya:
    "Tidak akan menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan". (Al-Waqi`ah: 79).

    10. Boleh bagi wanita haid dan nifas membaca al-Qur'an dengan tidak menyentuh mushafnya menurut salah satu pendapat ulama yang lebih kuat, karena tidak ada hadits shahih dari Rasulullah yang melarang hal tersebut.

    11. Disunnatkan menyaringkan bacaan Al-Qur'an selagi tidak ada unsur yang negatif, seperti riya atau yang serupa dengannya, atau dapat mengganggu orang yang sedang shalat, atau orang lain yang juga membaca Al-Qur'an.

    12. Termasuk sunnah adalah berhenti membaca bila sudah ngantuk, karena Rasulullah bersabda:
    "Apabila salah seorang kamu bangun di malam hari, lalu lisannya merasa sulit untuk membaca Al-Qur'an hingga tidak menyadari apa yang ia baca, maka hendaknya ia berbaring (tidur)". (HR. Muslim)



    Sedikit tambahan dari saya.

    Apa yang saya ingin katakan di sini adalah berdasarkan pengalaman saya. Saya merupakan guru al-Quran. Kebanyakan anak murid saya ni perempuan. Jadi teguran saya ni mungkin lebih kepada golongan wanita.

    Apa yang saya lihat kebanyakan mereka bila membaca al-Quran kurang menitik beratkan kepada masalah aurat. Ada yang memakai baju lengan pendek. Ada pulak yang memakai baju tangan panjang tapi dilipat.

    Tudung yang dipakai pun belum sempurna. Sebab belum menutup hingga ke dada. Jadi, kepada wanita, anda perlu menjaga aurat anda. Ini amat penting.
    RAHSIA MENGUASAI ILMU TAJWID!!!
    http://abdullahidris.com

    gurutajwid

    • *
    • Posts: 167
      • View Profile
    Jawab #2 19 August, 2009, 01:43:09 PM
  • Publish Di FB

  • Adab-adab Membaca Al-Quran


    1. Sebaiknya orang yang membaca Al-Qur'an dalam keadaan sudah berwudhu, suci pakaiannya, badannya dan tempatnya serta telah bergosok gigi.

    2. Hendaknya memilih tempat yang tenang dan waktunya pun pas, karena hal tersebut lebih dapat konsentrasi dan jiwa lebih tenang.

    3. Hendaknya memulai tilawah dengan ta`awwudz, kemudian basmalah pada setiap awal surah selain selain surah At-Taubah. Allah berfirman yang artinya:
    "Apabila kamu akan membaca al-Qur'an, maka memohon perlindungan-lah kamu kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk". (An-Nahl: 98).

    4. Hendaknya selalu memperhatikan hukum-hukum tajwid dan membunyikan huruf sesuai dengan makhrajnya serta membacanya dengan tartil (perlahan-lahan). Allah berfirman yang artinya:
    "Dan Bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan". (Al-Muzzammil: 4).

    5. Disunnatkan memanjangkan bacaan dan memperindah suara di saat membacanya. Anas bin Malik pernah ditanya:
    Bagaimana bacaan Nabi (terhadap Al-Qur'an? Anas menjawab: "Bacaannya panjang (mad), kemudian Nabi membaca "Bismillahirrahmanirrahim" sambil memanjangkan Bismillahi, dan memanjangkan bacaan ar-rahmani dan memanjangkan bacaan ar-rahim". (HR. Al-Bukhari).

    Dan Nabi juga bersabda:
    "Hiasilah suara kalian dengan Al-Qur'an". (HR. Abu Daud, dan dishahih-kan oleh Al-Albani).

    6. Hendaknya membaca sambil merenungkan dan menghayati makna yang terkandung pada ayat-ayat yang dibaca, berinteraksi dengannya, sambil memohon surga kepada Allah bila terbaca ayat-ayat surga, dan berlindung kepada Allah dari neraka bila terbaca ayat-ayat neraka. Allah berfirman yang artinya:
    "Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran." (Shad: 29).

    Dan di dalam hadits Hudzaifah ia menuturkan:
    "......Apabila Nabi terbaca ayat yang mengandung makna bertasbih (kepada Allah) beliau bertasbih, dan apabila terbaca ayat yang mengandung do`a, maka beliau berdo`a, dan apabila terbaca ayat yang bermakna meminta perlindungan (kepada Allah) beliau memohon perlindungan". (HR. Muslim).

    Allah berfirman yang artinya:

    7. Hendaknya mendengarkan bacaan Al-Qur'an dengan baik dan diam, tidak berbicara. Allah berfirman yang artinya:
    "Dan apabila Al-Qur'an dibacakan, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu men-dapat rahmat". (Al-A`raf: 204).

    8. Hendaklah selalu menjaga al-Qur'an dan tekun membacanya dan mempelajarinya (bertadarus) hingga tidak lupa. Rasulullah bersabda:
    "Peliharalah Al-Qur'an baik-baik, karena demi Tuhan yang diriku berada di tangan-Nya, ia benar-benar lebih liar (mudah lepas) dari pada unta yang terikat di tali kendalinya". (HR. Al-Bukhari).

    9. Hendaknya tidak menyentuh Al-Qur'an kecuali dalam keadaan suci. Allah telah berfirman yang artinya:
    "Tidak akan menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan". (Al-Waqi`ah: 79).

    10. Boleh bagi wanita haid dan nifas membaca al-Qur'an dengan tidak menyentuh mushafnya menurut salah satu pendapat ulama yang lebih kuat, karena tidak ada hadits shahih dari Rasulullah yang melarang hal tersebut.

    11. Disunnatkan menyaringkan bacaan Al-Qur'an selagi tidak ada unsur yang negatif, seperti riya atau yang serupa dengannya, atau dapat mengganggu orang yang sedang shalat, atau orang lain yang juga membaca Al-Qur'an.

    12. Termasuk sunnah adalah berhenti membaca bila sudah ngantuk, karena Rasulullah bersabda:
    "Apabila salah seorang kamu bangun di malam hari, lalu lisannya merasa sulit untuk membaca Al-Qur'an hingga tidak menyadari apa yang ia baca, maka hendaknya ia berbaring (tidur)". (HR. Muslim)



    Sedikit tambahan dari saya.

    Apa yang saya ingin katakan di sini adalah berdasarkan pengalaman saya. Saya merupakan guru al-Quran. Kebanyakan anak murid saya ni perempuan. Jadi teguran saya ni mungkin lebih kepada golongan wanita.

    Apa yang saya lihat kebanyakan mereka bila membaca al-Quran kurang menitik beratkan kepada masalah aurat. Ada yang memakai baju lengan pendek. Ada pulak yang memakai baju tangan panjang tapi dilipat.

    Tudung yang dipakai pun belum sempurna. Sebab belum menutup hingga ke dada. Jadi, kepada wanita, anda perlu menjaga aurat anda. Ini amat penting.

    hasin

    • *
    • Posts: 875
      • View Profile
    Jawab #3 22 August, 2010, 11:21:17 PM
  • Publish Di FB
  •  :)

    Quote
    3. Hendaknya memulai tilawah dengan ta`awwudz, kemudian basmalah pada setiap awal surah selain selain surah At-Taubah. Allah berfirman yang artinya:
    "Apabila kamu akan membaca al-Qur'an, maka memohon perlindungan-lah kamu kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk". (An-Nahl: 98).

    jika mula dari pertengahan surah (selain surah Taubah), apa hukum membaca basmalah di situ?

    msa

    • *
    • Posts: 1577
      • View Profile
    Jawab #4 22 August, 2010, 11:27:15 PM
  • Publish Di FB
  • Bagaimana pula dalam solat? kalau kita baca ayat di pertengahan surah, contohnya ayatul kursi, kita kena mulakan dengan isti'azah ke dengan basmalah?
    ~ Begin with the End in Mind ~

    me_on_all

    • *
    • Posts: 21
      • View Profile
    Jawab #5 23 August, 2010, 02:26:25 AM
  • Publish Di FB
  • minta maaf saya cuma ingin berkongsi ...dipagi hari usai solah subuh yg damai aku masih duduk biarpun beberapa orang tangguh setelah usai imam berdoa....mendengar taklim dari ta'alom membaca tentang hadis Nabi S.A.W berkenaan Al-Quran.....Ta'alom mengatakan sesiapa yg mengajar Al-Quran dan meminta upah adalah satu besar kesalahan disisiNya ? boleh siapa2 terangkan dengan lebih terperinci?? jika dah salah apa patut kita buat setelah mengetahuinya? wallah hu a'lam

    keju

    • *
    • Posts: 978
      • View Profile
    Jawab #6 23 August, 2010, 06:37:39 AM
  • Publish Di FB
  • seperti seseorang membeli al quran sedangkan ayat quran tak boleh di jual beli.

    kertas bukan free. dakwat cetak bukan free. Transport bukan free. Upah driver dan fuel.

    Begitu juga dgn org yg mengajar quran. Masa bukan free. Kipas angin dan letrik bukan free. Kerusi meja yg di provide bukan free.
    Cuma niat yg memberi itu hendaklah ikhlas dan yg menerima itu juga hendaklah ikhlas. Tanda hadiah dan saguhati.

    keju

    • *
    • Posts: 978
      • View Profile
    Jawab #7 23 August, 2010, 06:40:55 AM
  • Publish Di FB
  • Kekadang org yg belajar mahu segalanya free. Adakah ianya adil.

    Kekadang org yg ajar di minta datang ke rumah untuk mengajar. Minyak free ker. Masa dia itu takder harga ker untuk dier????

    Jangan ambil kesempatan ke atas mereka : wahai kaum yg mahu menuntut ilmu !!!!!!!

    Arozi

    • *
    • Posts: 684
      • View Profile
    Jawab #8 23 August, 2010, 08:53:03 AM
  • Publish Di FB
  • Kekadang org yg belajar mahu segalanya free. Adakah ianya adil.

    Kekadang org yg ajar di minta datang ke rumah untuk mengajar. Minyak free ker. Masa dia itu takder harga ker untuk dier????

    Jangan ambil kesempatan ke atas mereka : wahai kaum yg mahu menuntut ilmu !!!!!!!

    SETUJU dgn mu yaa keju..  ku pun mengajar juga.. ada ibubapa yg memberi, ku terima, yg idak memberi, idak ku minta...
    ada yg pertikai, ku diamkan ajer.. ada yg kurang puas, ku serahkan mereka utk putuskan, samada nak terus bersamaku, atau nak ke guru lain..
    dan, alhamdulillah, setakat ni.. ku masih digagahkan oleh Allah, utk terus menyumbang... ilmu Allah, yg ku sampaikan, untuk diri ku.. bagi mereka, anak2 mereka itu mereka punya urusan, diniatkan selagu mana...

    Arozi

    • *
    • Posts: 684
      • View Profile
    Jawab #9 23 August, 2010, 08:59:34 AM
  • Publish Di FB
  • Bagaimana pula dalam solat? kalau kita baca ayat di pertengahan surah, contohnya ayatul kursi, kita kena mulakan dengan isti'azah ke dengan basmalah?

    Bacaan dlm solat, ayat di pertengahan surah, x jumpa riwayat menyatakan utk didahulukan dgn basmallah atau tidak. Bagi saya, sekiranya yg mengimami solat, bacaan ayat di pertengahan surah selepas alfatihah tidak saya dahulukan dgn bismallah, melainkan ayat itu permulaan surah..

    Jika, apa yg saya amalkan ini salah, sila betulkan...

    W/salam.

    keju

    • *
    • Posts: 978
      • View Profile
    Jawab #10 23 August, 2010, 10:28:20 AM
  • Publish Di FB
  • Boleh belaka lagu mana pun.

    Fatehah tu yang mau bagi molek. Belajar baca fatehah betul dgn harakat dgn nahu , dgn sebutan dgn tafsiran.  insyaallah. Molek solat tu

    keju

    • *
    • Posts: 978
      • View Profile
    Jawab #11 23 August, 2010, 10:32:27 AM
  • Publish Di FB
  • setengah org belajar lafaz niat sebulan.

    Usulli fardu maghribi salasa....... bla bla bla

    maghribi tu nama tempat.

    usulli fardu maghrib, stop situ >>>>>>>> salasa rokaatin..... bla bla

    lebih mudah lagi = masuk masuk itu allahhuakbar = niat selalu....... (dalam bahasa melayu)

    fatehah bagi betol.

    toksay dok wat susah

    ahmad_chill

    • *
    • Posts: 61
      • View Profile
    Jawab #12 23 August, 2010, 12:38:05 PM
  • Publish Di FB
  • minta maaf saya cuma ingin berkongsi ...dipagi hari usai solah subuh yg damai aku masih duduk biarpun beberapa orang tangguh setelah usai imam berdoa....mendengar taklim dari ta'alom membaca tentang hadis Nabi S.A.W berkenaan Al-Quran.....Ta'alom mengatakan sesiapa yg mengajar Al-Quran dan meminta upah adalah satu besar kesalahan disisiNya ? boleh siapa2 terangkan dengan lebih terperinci?? jika dah salah apa patut kita buat setelah mengetahuinya? wallah hu a'lam


    Assalamualaikum..

    saya pernah mendengar sabda hadis...tanda-tanda kecil kiamat ialah apabila orang yang belajar untuk menguasai sesuatu ilmu bertujuan untuk diperdagangkan. Maksudnya disini, saya setuju bahawa jika orang yang mengajar itu, tidak sepatutnya meminta upah. Tapi seeloknya, yang belajar itu sepatutnya memberi sumbangan kepada si pengajar. Lagipun ilmu yang bermanfaat tu kan saham di dalam kubur. Allah sendiri yang akan membayar upahnya...

    Wallahualam

    Arozi

    • *
    • Posts: 684
      • View Profile
    Jawab #13 23 August, 2010, 02:09:01 PM
  • Publish Di FB
  • setengah org belajar lafaz niat sebulan.

    Usulli fardu maghribi salasa....... bla bla bla

    maghribi tu nama tempat.

    usulli fardu maghrib, stop situ >>>>>>>> salasa rokaatin..... bla bla

    lebih mudah lagi = masuk masuk itu allahhuakbar = niat selalu....... (dalam bahasa melayu)

    fatehah bagi betol.

    toksay dok wat susah

    :ketawa:.. Ju.. talk soh, instead of talk say...
    mudahnya islam itu... selalu dipersusahkan...payah... bukan ker rukun NIAT dlm solatitu cuma NIAT jer? Niat itu kan ker lintasan hati??
    keluar dari rumah, udahpun berniat nak gi masjid, nak solat maghrib, yg udah diketahui sejak sedari kecil lagi yg solaatul maghribi itu tiga rakaat,
    yg barang sudah tentu solat itu lillaahi ta'aala... sampai surau , setelah berwudhuk ( seelok2 dari rumah ), dok blkg imam, angkat takbir mentauhidkan Allah yg Maha Besar.. ikut jer laa imam.. kan ker mudah??

    ahmad_chill

    • *
    • Posts: 61
      • View Profile
    Jawab #14 23 August, 2010, 02:54:14 PM
  • Publish Di FB
  • setengah org belajar lafaz niat sebulan.

    Usulli fardu maghribi salasa....... bla bla bla

    maghribi tu nama tempat.

    usulli fardu maghrib, stop situ >>>>>>>> salasa rokaatin..... bla bla

    lebih mudah lagi = masuk masuk itu allahhuakbar = niat selalu....... (dalam bahasa melayu)

    fatehah bagi betol.

    toksay dok wat susah

    :ketawa:.. Ju.. talk soh, instead of talk say...
    mudahnya islam itu... selalu dipersusahkan...payah... bukan ker rukun NIAT dlm solatitu cuma NIAT jer? Niat itu kan ker lintasan hati??
    keluar dari rumah, udahpun berniat nak gi masjid, nak solat maghrib, yg udah diketahui sejak sedari kecil lagi yg solaatul maghribi itu tiga rakaat,
    yg barang sudah tentu solat itu lillaahi ta'aala... sampai surau , setelah berwudhuk ( seelok2 dari rumah ), dok blkg imam, angkat takbir mentauhidkan Allah yg Maha Besar.. ikut jer laa imam.. kan ker mudah??





    Assalamualaikum..
    kalau boleh, mintak tolonglah bagi nasihat dengan ayat yang cantik2..saya ni hanyalah seorang akauntan..bukan seorang berkelulusan sekolah agama...last time i check, islam ni agama yang indah dan cantik...please la..for the sake of Islam

    Arozi

    • *
    • Posts: 684
      • View Profile
    Jawab #15 23 August, 2010, 04:31:17 PM
  • Publish Di FB
  • Salam..

    Terima kasih & minta maaf yer En. Ahmad.. saya ni pun, x perasan yg En. Ahmad akan ambil endah ttg perbendaharaan kata yg ada..
    namun, bagus laa, mengINGATkan saya yg serba lemah ini.. mahsyaallah, kenapa idak terperasan yer? mungkin dek kerana saya ni pekerja kilang jer kowt...

    Apapun, terima kasih bebanyak diatas teguran.. yg sememang sepatutnya ditegur, demi kebaikan bersama..

    Terima kasih En. Ahmad...
    Wassalam.

    ahmad_chill

    • *
    • Posts: 61
      • View Profile
    Jawab #16 23 August, 2010, 06:12:36 PM
  • Publish Di FB
  • Saya pun ingin meminta maaf...maklumlah...saya bekerja di persekitaran budaya kafirun...
    Halaqah.net ini sepatutnya menjadi cahaya yang menerangkan, bukan cahaya yang menyilaukan..

    5zul

    • *
    • Posts: 3047
    • ~~ Tiada Kesusahan Melainkan Susah ~~
      • View Profile
    Jawab #17 23 August, 2010, 06:55:58 PM
  • Publish Di FB
  • 13-11 Ar-R'ad
    Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya.
    ~~ Dalam Kegelapan Malam Ader Sinaran ~~

    me_on_all

    • *
    • Posts: 21
      • View Profile
    Jawab #18 23 August, 2010, 07:53:51 PM
  • Publish Di FB
  • minta maaf pasal ganggu lagi .... pada bro Arozi...saya hanya ingin berkongsi.... yang dikatakan niat tu sebenarnya bukannya lintasan yang berlaku didalam hati.....itu dinamakan hajat (nafsu sendiri atau syaitan dalam diri)....itu semua kawn saya yg cakap.....niat ni adalah yang paling dasar....paling dalam...berhampiran istana syaitan yg membelenggu manusia...kita tak dapat mencari niat kerna ianya adalah berlapis-lapis...kena selak sana selak sini baru dapat tu pun belum tentu ikhlas...ikhlas pulak sepertimana semut hitam yang melata diatas batu hitam pada malam pekat...berlapis-lapis.... jika silap tolong perbetulkan....maaf sekali lagi...

    msa

    • *
    • Posts: 1577
      • View Profile
    Jawab #19 30 October, 2010, 06:57:04 AM
  • Publish Di FB
  • minta maaf pasal ganggu lagi .... pada bro Arozi...saya hanya ingin berkongsi.... yang dikatakan niat tu sebenarnya bukannya lintasan yang berlaku didalam hati.....itu dinamakan hajat (nafsu sendiri atau syaitan dalam diri)....itu semua kawn saya yg cakap.....niat ni adalah yang paling dasar....paling dalam...berhampiran istana syaitan yg membelenggu manusia...kita tak dapat mencari niat kerna ianya adalah berlapis-lapis...kena selak sana selak sini baru dapat tu pun belum tentu ikhlas...ikhlas pulak sepertimana semut hitam yang melata diatas batu hitam pada malam pekat...berlapis-lapis.... jika silap tolong perbetulkan....maaf sekali lagi...

    Macam gitu la pulak...susah lagi menyusahkan...

    divider3
    halaqahforum4

     

    Related Topics

      Subject / Started by Replies Last post
    5 Replies
    5252 Views
    Last post 28 December, 2009, 07:40:41 PM
    by jawdan
    19 Replies
    9520 Views
    Last post 06 July, 2009, 10:36:44 AM
    by Ummi Munaliza
    4 Replies
    487 Views
    Last post 27 January, 2014, 05:09:28 PM
    by artheya