PUISI RAMADHAN

*

Author Topic: PUISI RAMADHAN  (Read 16002 times)

0 Halaqian and 1 Guest are viewing this topic.

alhaudhie

  • *
  • Posts: 2086
    • View Profile
06 August, 2008, 02:32:46 AM
  • Publish
  • Mari Himpunankan Puisi Berkaitan RAMADHAN AL-MUBAAROK

    Ramadan alMubarak

    riuhsepi dingin dinihari
    kumamah kalimah mengharap redha Illahi
    sepajang hari meletakkan zahiri dan batini
    di atas waras iman dijelajahi
              ~~~~~~~
    kujelajahi kegelisahan yang dahaga
    letih meniti hari mengutuh peribadi
    tangkas menepis serangan sendiri
    musuh dan lawan mengharum suci
              ~~~~~~~
    ketika siap berbuka
    kemenangan pula dahagakan cabaran lain
    tarawih dan witir menjelmakan insan fakir
    khusyuk patuh tunduk ke langit
              ~~~~~~~
    ramadan almubarak
    semarak kasih Illahi tak kemarau
    gemuruh iman menakluk cahaya pedoman
    hari-hari melayari kehidupan.

    HASYUDA ABADI
    ISLAM untuk semua

    - Pentadbiran
    - Pondok Tahfiz

    Ghulam

    • *
    • Posts: 130
      • View Profile
    Reply #1 06 August, 2008, 02:22:32 PM
  • Publish
  • [float=right][/float]Bulan ramadhan yang barakah kau kembali,

    Ku mengucap syukur ke hadrat Illahi,

    Dapat ku bersua dengan Ramadhan kali ini,

    Tersedu aku mengingat kisah lampau kembali.

    Pada bulan ramadhan lah aku banyak menangis.

    Sujud menangis di sejadahku,

    Minta diampun segala dosa-dosaku yang lalu,

    Moga-moga terampun juga dosa-dosaku

    Pada bulan ramadhan ini ku menangis

    Menangsi teringat kan yang telah tiada,

    Dengan al-fatihah kusedekahkan pada mereka,

    Moga-moga berbahagia mereka di sisiNYA.

    Pada ramadhan yang mulia ini,

    Ku menanti malam yang dinanti-nanti,

    Lailatul Qadar yang penuh erti,

    Tidak akan ku sia-siakan peluang sebegini.

    Bila ku sedar lailatul Qadar kunjung tiba,

    Tahu lah aku ramadhan akan pergi,

    kepadaMU ku menadah tangan berdoa,

    semoga dapat ku berjumpa ramadhan kembali.

    Nurul Nawar

    • *
    • Posts: 1379
    • Forgive me. May Allah bless you -)
      • View Profile
    Reply #2 25 July, 2012, 12:21:03 AM
  • Publish
  • Puisi Ramadhan

    Ada sekuntum hari
    Dimana wanginya mengharumi bumi sepanjang waktu
    Karena saat itulah kemahamurahan sang Khaliq berlimpah
    Menyatu pada segala inti hidup

    Adalah Ramadhan
    Ia bertelaga bening
    Airnya mutiara maghfiroh
    Gericiknya dzikir dan tadarrus
    Tepianya doa lemah lembut, lirih dan berpasrah hati
    Siapa tak ingin jadi ikannya?
    Mari berenang dengan kesunyian nafsu
    Agar setiap sirip kita tak patah sia-sia

    Ia rahasia
    Tak sekedar lapar dahaga
    Tapi sesungguhnya itulah hakekat cinta
    Dan salah satu cara bertegur sapa dengan Allah
    Karena dengan lapar dan haus
    Kita bisa lebih menyadari bahwa kita tak berpunya
    Bisa lebih memahami
    Bahwa kita tak lebih dari sebutir debu
    Di antara kemahaluasan-Nya

    Ia sepantasnya dirindukan
    Karena ia lebih

    Di cakrawala bertebar pengampunan, rakhmat
    Dan segala kebaikan
    Juga nuzulul qur’an dan lailatur qadar

    nukilan,
    anonymous..


    Semoga puisi ramadhan ini bermanfaat, dan menjelang bulan yang penuh berkah, bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat muslim di seluruh penjuru dunia  ini kita bisa mendapatkan hikmah sebanyak-banyaknya. wassalam.

    http://merahitam.com/puisi-ramadhan.html

    Saya Hamba

    • *
    • Posts: 1367
      • View Profile
    Reply #3 25 July, 2012, 12:34:33 AM
  • Publish
  • Puisi Ramadhan

    Ada sekuntum hati
    Dimana wanginya mengharumi bumi sepanjang waktu
    Kerana bagi mereka setiap saat itulah kemahamurahan sang Khaliq berlimpah
    Menyatu pada segala inti hidup samada sedar @ tidak

    Adalah orang yg benar2 berpuasa
    Ia bertelaga bening
    Airnya mutiara maghfiroh
    Gericiknya dzikir dan tadarrus
    Tepianya doa lemah lembut, lirih dan berpasrah hati
    Siapa tak ingin jadi hamba-NYA?
    Mari berenang tanpa kesunyian nafsu
    Agar setiap saat dilalui idaklah sia-sia

    Ia rahsia dalam terang
    Bukan hanya  sekadar menahan lapar dahaga
    Tapi sesungguhnya itulah hakikat cinta
    Dan salah satu cara bertegur sapa atas ketentuan Allah
    Kerana dengan rasa lapar dan haus
    Kita bisa lebih menyadari bahwa kita sama-sama tidak berupaya
    Moga-moga boleh lebih memahami
    Bahwa kita tak lebih dan tidak kurang sentiasa dicukupkan-NYA
    Di antara kemahaluasan-Nya

    Ia sepantasnya sepatut disyukuri
    Karena DIA Maha Melebihkan sesuatu dari sesuatu

    Di mana dipijak bertebar pengampunan, rahmat
    Dan jika segala kebaikan dilakukan kerana rahmat-NYA
    Pasti terbukti nuzulul qur’an dan pasti meraihl lailatur qadar

    Dikotak katik dek ,
    anonymous..

    divider3
    halaqahforum4

     

    Related Topics

      Subject / Started by Replies Last post
    28 Replies
    3706 Views
    Last post 24 January, 2011, 09:20:01 PM
    by miss_sinar79
    4 Replies
    1298 Views
    Last post 18 May, 2011, 09:24:57 PM
    by ima bahiki
    4 Replies
    2806 Views
    Last post 14 September, 2012, 09:17:29 PM
    by leha