PUISI RAMADHAN

Author Topic: PUISI RAMADHAN  (Read 18833 times)

0 Halaqian and 1 Guest are viewing this topic.

06 August, 2008, 02:32:46 AM
Mari Himpunankan Puisi Berkaitan RAMADHAN AL-MUBAAROK

Ramadan alMubarak

riuhsepi dingin dinihari
kumamah kalimah mengharap redha Illahi
sepajang hari meletakkan zahiri dan batini
di atas waras iman dijelajahi
          ~~~~~~~
kujelajahi kegelisahan yang dahaga
letih meniti hari mengutuh peribadi
tangkas menepis serangan sendiri
musuh dan lawan mengharum suci
          ~~~~~~~
ketika siap berbuka
kemenangan pula dahagakan cabaran lain
tarawih dan witir menjelmakan insan fakir
khusyuk patuh tunduk ke langit
          ~~~~~~~
ramadan almubarak
semarak kasih Illahi tak kemarau
gemuruh iman menakluk cahaya pedoman
hari-hari melayari kehidupan.

HASYUDA ABADI
ISLAM untuk semua

- Pentadbiran
- Pondok Tahfiz

Reply #1 06 August, 2008, 02:22:32 PM
Bulan ramadhan yang barakah kau kembali,

Ku mengucap syukur ke hadrat Illahi,

Dapat ku bersua dengan Ramadhan kali ini,

Tersedu aku mengingat kisah lampau kembali.

Pada bulan ramadhan lah aku banyak menangis.

Sujud menangis di sejadahku,

Minta diampun segala dosa-dosaku yang lalu,

Moga-moga terampun juga dosa-dosaku

Pada bulan ramadhan ini ku menangis

Menangsi teringat kan yang telah tiada,

Dengan al-fatihah kusedekahkan pada mereka,

Moga-moga berbahagia mereka di sisiNYA.

Pada ramadhan yang mulia ini,

Ku menanti malam yang dinanti-nanti,

Lailatul Qadar yang penuh erti,

Tidak akan ku sia-siakan peluang sebegini.

Bila ku sedar lailatul Qadar kunjung tiba,

Tahu lah aku ramadhan akan pergi,

kepadaMU ku menadah tangan berdoa,

semoga dapat ku berjumpa ramadhan kembali.

Nurul Nawar

  • *
  • Forgive me. May Allah bless you -)
    • View Profile
Reply #2 25 July, 2012, 12:21:03 AM
Puisi Ramadhan

Ada sekuntum hari
Dimana wanginya mengharumi bumi sepanjang waktu
Karena saat itulah kemahamurahan sang Khaliq berlimpah
Menyatu pada segala inti hidup

Adalah Ramadhan
Ia bertelaga bening
Airnya mutiara maghfiroh
Gericiknya dzikir dan tadarrus
Tepianya doa lemah lembut, lirih dan berpasrah hati
Siapa tak ingin jadi ikannya?
Mari berenang dengan kesunyian nafsu
Agar setiap sirip kita tak patah sia-sia

Ia rahasia
Tak sekedar lapar dahaga
Tapi sesungguhnya itulah hakekat cinta
Dan salah satu cara bertegur sapa dengan Allah
Karena dengan lapar dan haus
Kita bisa lebih menyadari bahwa kita tak berpunya
Bisa lebih memahami
Bahwa kita tak lebih dari sebutir debu
Di antara kemahaluasan-Nya

Ia sepantasnya dirindukan
Karena ia lebih

Di cakrawala bertebar pengampunan, rakhmat
Dan segala kebaikan
Juga nuzulul qur’an dan lailatur qadar

nukilan,
anonymous..


Semoga puisi ramadhan ini bermanfaat, dan menjelang bulan yang penuh berkah, bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat muslim di seluruh penjuru dunia  ini kita bisa mendapatkan hikmah sebanyak-banyaknya. wassalam.

http://merahitam.com/puisi-ramadhan.html

Reply #3 25 July, 2012, 12:34:33 AM
Puisi Ramadhan

Ada sekuntum hati
Dimana wanginya mengharumi bumi sepanjang waktu
Kerana bagi mereka setiap saat itulah kemahamurahan sang Khaliq berlimpah
Menyatu pada segala inti hidup samada sedar @ tidak

Adalah orang yg benar2 berpuasa
Ia bertelaga bening
Airnya mutiara maghfiroh
Gericiknya dzikir dan tadarrus
Tepianya doa lemah lembut, lirih dan berpasrah hati
Siapa tak ingin jadi hamba-NYA?
Mari berenang tanpa kesunyian nafsu
Agar setiap saat dilalui idaklah sia-sia

Ia rahsia dalam terang
Bukan hanya  sekadar menahan lapar dahaga
Tapi sesungguhnya itulah hakikat cinta
Dan salah satu cara bertegur sapa atas ketentuan Allah
Kerana dengan rasa lapar dan haus
Kita bisa lebih menyadari bahwa kita sama-sama tidak berupaya
Moga-moga boleh lebih memahami
Bahwa kita tak lebih dan tidak kurang sentiasa dicukupkan-NYA
Di antara kemahaluasan-Nya

Ia sepantasnya sepatut disyukuri
Karena DIA Maha Melebihkan sesuatu dari sesuatu

Di mana dipijak bertebar pengampunan, rahmat
Dan jika segala kebaikan dilakukan kerana rahmat-NYA
Pasti terbukti nuzulul qur’an dan pasti meraihl lailatur qadar

Dikotak katik dek ,
anonymous..

divider3
halaqahforum4