Sadulur Papat Lima Pancer ~ ilmu kejawean.

*

Author Topic: Sadulur Papat Lima Pancer ~ ilmu kejawean.  (Read 46362 times)

0 Halaqian and 1 Guest are viewing this topic.

ruhani

  • *
  • Posts: 229
  • http://www.youtube.com/watch?v=Zcrsfg-EeqM
    • View Profile
05 January, 2008, 05:00:15 PM
  • Publish
  •  menurut ilmu kejawen (jawa))sebelum manusia lahir ketika maseh janin bayi di temani 4 saudara dan mengikut ilmu kejawen juga qarin ada lah salah satu sdra kita,apa kah benar kenyataan nya,mari sama2 kita selidik sejarah dari ilmu kejawean yg sudah berusia 6000 tahun ini,namun jika terdapat kesilapan mohon di maafkan,sekadar renungan.

    Dalam adat dan ajaran jawa dikenal istilah 'SEDULUR PAPAT KELIMA PANCER'
    PANCER adalah diri kita..
    setiap manusia mempunyai empat saudara ketika masih berupa janin.
    mereka menjaga pertumbuhan manusia didalam kandungan Ibu.
    Anak pertama yaitu KETUBAN atau KAWAH, ketika Ibu melahirkan yang pertama keluar adalah ketuban karena itu dianggap sebagai Saudara Tua.

    Setelah itu saudara kandung yang lebih muda yaitu ARI-ARI, Tembuni atau  pembungkus janin dalam rahim.
    ARI-ARI memayungi tindakan sang janin dalam perut Ibu yang mengantarkan sampai ke tujuan yaitu ikut keluar bersama sang bayi.

    Berikutnya DARAH inipun saudara sang janin, tanpa adanya darah janin bukan saja tak bisa tumbuh tapi juga akan mengalami keguguran.

    Saudara berikutnya yaitu PUSAR ia sebagai sarana yang menghantarkan zat makanan dari sang ibu kepada janin.

    Umumnya orang menganggap bahwa KETUBAN, ARI-ARI, DARAH dan TALI PUSAR adalah wahana atau alat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dalam perut.

    Begitu bayi dilahirkan semua itu akan dianggap tidak berfungsi lagi dan tak ada sangkut pautnya dalam kehidupan... dan yang demikian ini merupakan pandangan Materialistik padahal begitu besar maknanya dan pengertiannya bila dilihat dari sudut Metafisik.

    Saudara kita itulah yang menjaga kita dalam kehidupan ini yang kembali ke anasir bumi, air , udara dan api hanyalah ke empat jasadnya. namun dari segi spiritualnya masih menyertai kehidupan kita.

    cuba kita bandingkan dengan kenyataan Rasulullah SAW
    bahwa tatkala kita lahir ada teman kita yg diistilahkan dia sebagai Qorin

    dan tatkala ditanya oleh para sahabat Rasul
    "Fa anta ya Rasulullah..? ( apakah engkau juga lahir diikuti Qorin wahai -
    Rosulullah..?"
    maka dijawab:
    "Na`am fa aslama bihi" ( benar, tapi telah ku aslama kan/ ku islamkan dia)
    dan tidak menyeruku melainkan kepada kebaikan semata..

    menurut ilmu kejawean lagi,
    qorin jika tidak di aslama kan maka dia akan membawa sifat maksiat
    karena jika suatu saat nanti seorang insan mau bertobat
    mk si qorin td sudah ke enakan dialam maksiat
    dan akan menggoda kita untuk balik lagi berbuat maksiat
    bagaimana kah cara mengislamkan qorin? terpaksa di simpan .
    sementara qorin yg sudah di aslamakan ( seperti cara anda di atas /
    atau cara2 yg dihayati pihak kejawen)
    maka jika kita tenggelam atau terjerumus di jurang maksiat
    datanglah si qorin itu dengan sekuat kemampuannya untuk ikut -
    mengangkat dan menyadarkan kita kembali ke jalan Allah..
    qorin yg telah aslama tak rela pancernya (diri kita) kemaksiatan.

    itulah sebab lagi Rasul kemudian menyatakan:
    "... tapi telah Ku aslama kan dia(qorin)
    dan dia(qorin) tidak "menyeruku" melainkan hanyalah yg baik2 saja.."
    Ayat Al Qur`an tentang Qarin:

    ”Wa qaala qariinuhuu haazaa maa ladayya ‘atiid” (QS QAAF[50]: 23)
    Artinya:”Dan yang menyertai dia berkata: "Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku.”

    “Qaala qariinuhuu Rabbanaa maa atgaituhuu wa laakin kaana fii dholaalim ba’id” (Q.S. QAAF [50]: 27)
    Artinya: “Yang menyertai dia berkata (pula): "Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh".


    Mengambil dari Kitab Kidungan Purwajati tulisannya dimulai dari lagu Dhandanggula yang bunyinya sebagai berikut:

    Pada kenyataan diatas, disebutkan bahwa “Saudara Empat” itu adalah Marmati, Kawah, Ari – ari (plasenta/ tembuni) dan Darah yang umumnya disebut Rahsa. Semua itu berpusat di Pusar yaitu berpusat di Bayi.
    Jelasnya mereka berpusat di setiap manusia. Mengapa disebut Marmati, kakang Kawah, Adhi Ari – Ari, dan Rahsa? Marmati itu artinya Samar Mati (Takut Mati)! Umumnya bila seorang ibu mengandung sehari - hari pikirannya khawatir karena Samar Mati. Rasa khawatir tersebut hadir terlebih dahulu sebelum keluarnya Kawah (air ketuban), Ari – ari, dan Rahsa. Oleh karena itu Rasa Samar Mati itu lalu dianggap Sadulur Tuwa (Saudara Tua). Perempuan yang hamil saat melahirkan, yang keluar terlebih dahulu adalah Air Kawah (Air Ketuban) sebelum lahir bayinya, dengan demikian Kawah lantas dianggap Sadulur Tuwa yang biasa disebut Kakang (kakak) Kawah. Bila kawah sudah lancar keluar, kemudian disusul dengan ahirnya si bayi, setelah itu barulah keluar Ari – ari (placenta/ tembuni). Karena Ari – ari keluar setelah bayi lahir, ia disebut sebagai Sedulur Enom (Saudara Muda) dan disebut Adhi (adik) Ari-Ari. Setiap ada wanita yang melahirkan, tentu saja juga mengeluarkan Rah (Getih=darah) yang cukup banyak. Keluarnya Rah (Rahsa) ini juga pada waktu akhir, maka dari itu Rahsa itu juga dianggap Sedulur Enom. Puser (Tali pusat) itu umumnya gugur (Pupak) ketika bayi sudah berumur tujuh hari. Tali pusat yang di simpan dari pusar juga dianggap saudara si bayi. Pusar ini dianggap pusatnya Saudara Empat. Dari situlah muncul semboyan ‘Saudara Empat Lima Pusat’

    sebab itu dalam petua selalu orang2 tua berpesan simpan tali pusar,jika bayi kita demam rendamkan tali pusar dan kemudian di beri minum....kemungkinan ini lah sejarah di sebalik tali pusar bayi.

    Keempat nafsu yang digambarkan oleh ke empat hewan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

    Amarah : Bila manusia hanya mengutamakan nafsu amarah saja, tentu akan selalu merasa ingin menang sendiri dan selalu ribut/ bertengkar dan akhirnya akan kehilangan kesabaran. Oleh karena itu, sabar adalah alat untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT.

    Supiyah / Keindahan : Manusia itu umumnya senang dengan hal hal yang bersifat keindahan misalnya wanita (asmara). Maka dari itu manusia yang terbenam dalam nafsu asmara/ berahi diibaratkan bisa membakar dunia.

    Aluamah / Serakah : Manusia itu pada dasarnya memiliki rasa serakah dan aluamah. Maka dari itu, apabila nafsu tersebut tidak dikendalikan manusia bisa merasa ingin hidup makmur sampai tujuh turunan.

    Mutmainah / Keutamaan : Walaupun nafsu ini merupakan keutamaan atau kebajikan, namun bila melebihi batas, tentu saja tetap tidak baik. Contohnya: memberi uang kepada orang yang kekurangan itu bagus, namun apabila memberikan semua uangnya sehingga kita sendiri menjadi kekurangan, jelas itu bukan hal yang baik.

    Maka dari itu, saudara empat harus diawasi dan diatur agar jangan sampai ngelantur. Manusia diuji agar jangan sampai kalah dengan keempat saudaranya yang lain, yaitu harus selalu menang atas mereka sehingga bisa mengatasinya. Kalau Manusia bisa dikalahkan oleh saudara empat ini, berarti hancurlah dunianya. Sebagai Pusat, manusia harus bisa menjadi pengawas dan menjadi patokan. Benar tidaknya silakan anda yang menilai.

    diterjemahkan oleh Dukun Gemblung, mohon maaf bila ada kata2 yang keliru


    SEDULUR PAPAT LIMA PANCER DAN SISTEM KEMALAIKATAN.

    Setelah Islam masuk P.JAWA kepercayaan tentang saudara empat ini dipadukan dengan 4 malaikat di dunia Islam yaitu Jibril, Mikail , Isrofil, Izrail.
    Dan oleh ajaran sufi tertentu di sejajarkan denga ke'empat sifat nafsu yaitu:
    Nafsu Amarah, Lawwamah, Sufiah dan Mutmainah.

    Pertama Jibril .
    tugas nya adalah penyampai informasi, didalam islam dikenal sebagai penyampai wahyu pada para nabi.
    Dalam konsep islam Jawa Jibril diposisikan pada kekuatan spiritual pada KETUBAN.
    Ada pandangan yang menyatakan setelah N.Muhammad wafat maka otomatik Jibril menganggur karena beliaulah orang yang menerima wahyu terakhir.

    Tapi tidak demikian dalam pandangan Jawa, setiap orang di sertai malaikat jibril.
    hakikatnya hanya ada satu Malaikt Jibril di alam raya ini tapi pancaran cahayanya ada dalam setiap diri. seperti Ruh tidah pernah dinyatakan dalam bentuk jamak didalam Al-Quran. Tetapi setiap diri mendapat tiupan ruh dari tuhan dan ruh tersebut menjadi si A, si B, si C Dst.. satu tetapi terpantul pada setiap cermin sehingga seolah2 setiap  cermin mengandung Ruh, dan manusia sebenarnya adalah cermin bagi sang diri. setiap diri menerima limpahan cahayanya.
    Diantara limpahan cahayanya adalah Jibril yang menuntun setiap orang.

    Jibril akan menuntun manusia kejalan yang benar.., yang telah membersihkan dirinya, membersihkan cerminya, membersihkan hatinya.
    Jibril lah yang menambah daya agar teguh dan tebal keimanan seseorang. dalam khasanah jawa Jibril berdampingan dengan Guru sejati, bersanding dengan diri Pribadi.

    Jibril tidak mampu mengantarkan diri Nabi ke Sidratul Muntaha dalam Mij'raj beliau juga diceritakan ketika Jibril menampakan diri kehadapan rasul selalu ditemani malaikat mulia Lainya yaitu Mikail isrofil Izrail...

    Jelas kiranya bahwa kahadiran ketuban ketika membungkus janin ternyata disertai saudara2nya yang lain.
    Ditinjau dari kedudukannya yang keluar paling awal maka disebut sebagai kakak atau kakang ( saudara tua ) si bayi.
    begitu bayi lahir maka selesailah sudah tugas ketuban secara fisik. tetapi exsistensi ketuban secara ruhaniah ia tetap menjaga dan membimbing bayi tersebut sampai akhir hayat.

    secara extensi Jibril diciptakan setelah malaikat Mikail. dan Tali Pusar ada lebih dulu dari pada selaput yang membungkus janin di pintu rahim (cervix)

    Yang ketiga adalah Malaikat Mikail, Salah satu malaikat yang menjadi pembesar para malaikat.. Tugas malaikat Mikail adalah Memelihara Kehidupan.
    Dalam hadis diceritakan bahwa malaikat Mikail mengemban tugas memelihara pertumbuhan pepohonan, kehidupan Hewan juga Manusia.. Dialah yang mengatur angin dan hujan dan membagi rejeki pada seluruh mahluk.

    Pada konsep sedulur papat yang sudah di sesuaikan dengan ajaran Islam, Tali Pusar merupakan Lokus, tempat dudukan bagi malaikat Mikail dia merupakan tali penghubung bagi kehidupan manusia.Zat zat makanan, Oksigen dan Zat yang perlu dibuang dari tubuh janin agar tidak meracuni tubuh janin.
    Subhanallah.. dia telah mengatur kehidupan manusia dalam rahim melalui malaikat malaikatnya..

    Mikail dipandang orang jawa sebagai saudara yang memberikan sandang, pangan dan papan, Jika seseorang memohon perlindungan tuhan maka Mikail yang akan menjalankan perintah Tuhan untuk melindunginya.

    Ke Empat adalah Malaikat Izrail. Malaikat Maut yang dipercaya sebagai yang bertanggung jawab akan Kematian. Kehadirannya amat ditakuti Manusia.. Jika ajal telah tiba maka ia akan Me wafatkan manusia sesuai waktunya..

    Dalam konsep sedulur papat(saudara 4)
    Malaikat maut ini ternyata saudara Manusia sendiri bukan orang lain dan ia tidak akan menyalahi tugasnya.. bila seseorang belum sampai ajalnya dia tak akan mewafatkannya.. Dia hadir untuk meringankan penderitaan manusia, saudara sejati pasti melindungi bila yang bersangkutan selalu dijalan yang benar..
    Bayangkan bila manusia tidak bisa mati tetapi hidupnya menderita..?
    apa tidak tersiksa..? bayangkan bila ada orang yang maumati aja sulitnya bukan main.. Nauzubillah..

    Izrail disebut sebagai kekuatan Tuhan yang berada didalam Darah, Dalam kehidupan sehari hari Izrail bertugas untuk menjaga hati yang suci, Jika hati terjaga kesuciannya maka ketakutan akan hidup menderita dan kematian akan tak ada lagi.

    Jika ajal telah sampai maka Izrail mengorganisasi malaikat lainnya, mengorganisasi saudara saudara lainnya untuk mengakhiri hidupnya.
    Permana yang memberikan kekuatan pada sang Jiwa diangkat keluar tubuh, sehingga tubuh tak dapat lagi dikendalikan oleh jiwa. Ruh penyambung hidup kita lepas.. tubuh menjadi lunglai tak berdaya dan ini bentuk umum kematian bagi manusia..
    Nah yang tidak umum yaaa.. bila Sang Diri Sejati manusia mampu memimpin saudara-saudaranya untuk melepaskan Jiwa manusia kealam Gaib..
    Orang demikian sudah mempu menyongsong kematiannya dengan benar, dia memberitahukan pada sanak dan saudaranya kapan kematiannya akan datang..

    Semua saudara ghaib ini sudah menjadi satu dengan tubuh kita, ketika dalam rahim sendiri-sendiri wujudnya. tapi ketika sang Bayi sudah lahir hanya ada satu wujud. Empat saudara kita tetap menyertai kita dalam wujud Ruh.. dan Tidak terlihat Mata..

    Ada kutipan Ayat dalam Al-Quran yang perlu di simak..
    " In Kullu nafsin lamma alayha hafizh" > 'Setiap diri niscaya ada penjaganya'
    Atau
    " Wa huwa al-qahir fawq iba'dih wa yusril alaykum hafazhah hatta idza ja'a ahadakum al-mawt tawaffathu rusuluna wahum la yufarrithun" >' Dialah yang berkuasa atas semua hambanya. Dan dia mengutus kepada kalian Penjaga-Penjaga untuk melindungimu. Jika seseorang sudah waktunya mati, maka utusan-utusan kami itu mewafatkannya tanpa keliru"

    sebenar nya banyak lagi pandangan2 lain tapi saya kupas sedikit saja,semoga bermenfa'at.

    « Last Edit: 23 August, 2009, 05:03:30 PM by ummi Munaliza »

    slipar

    • *
    • Posts: 38
      • View Profile
    Reply #1 23 August, 2009, 04:23:28 PM
  • Publish
  • Quote
    Jika ajal telah sampai maka Izrail mengorganisasi malaikat lainnya, mengorganisasi saudara saudara lainnya untuk mengakhiri hidupnya.
    Permana yang memberikan kekuatan pada sang Jiwa diangkat keluar tubuh, sehingga tubuh tak dapat lagi dikendalikan oleh jiwa. Ruh penyambung hidup kita lepas.. tubuh menjadi lunglai tak berdaya dan ini bentuk umum kematian bagi manusia..
    Nah yang tidak umum yaaa.. bila Sang Diri Sejati manusia mampu memimpin saudara-saudaranya untuk melepaskan Jiwa manusia kealam Gaib..
    Orang demikian sudah mempu menyongsong kematiannya dengan benar, dia memberitahukan pada sanak dan saudaranya kapan kematiannya akan datang..

    Semua saudara ghaib ini sudah menjadi satu dengan tubuh kita, ketika dalam rahim sendiri-sendiri wujudnya. tapi ketika sang Bayi sudah lahir hanya ada satu wujud. Empat saudara kita tetap menyertai kita dalam wujud Ruh.. dan Tidak terlihat Mata..

    dalam komunikasi di syurga/alam ghaib, ada allah, malaikat, iblis dan adam . kelebihan pada adam ialah akal . hanya akal yg dapat membandingkan dua sifat . ini lah bekalan yg di bekal kan oleh allah kepada manusia apabila menerima ujian dari allah melaluai dua sifat tersebut . yg di tanya kelak oleh allah di akhirat ialah kenapa manusia tidak menggunakan akal semasa di dunia . jadi fikir2kan kita dgn permasalahan benda ghaib ni. bukan kita menyembah akal tapi gunakanlah akal kita untuk berfikir . yg akan merasa kelak ialah tubuh kita . 

    ruhani

    • *
    • Posts: 229
    • http://www.youtube.com/watch?v=Zcrsfg-EeqM
      • View Profile
    Reply #2 27 August, 2009, 09:09:22 PM
  • Publish


  • dalam komunikasi di syurga/alam ghaib, ada allah, malaikat, iblis dan adam . kelebihan pada adam ialah akal . hanya akal yg dapat membandingkan dua sifat . ini lah bekalan yg di bekal kan oleh allah kepada manusia apabila menerima ujian dari allah melaluai dua sifat tersebut . yg di tanya kelak oleh allah di akhirat ialah kenapa manusia tidak menggunakan akal semasa di dunia . jadi fikir2kan kita dgn permasalahan benda ghaib ni. bukan kita menyembah akal tapi gunakanlah akal kita untuk berfikir . yg akan merasa kelak ialah tubuh kita . 
    [/quote]

    betul tu..Pohon Akal  itu pula adalah Ilmu, inilah jalannya dan inilah yang disebut sebenar-benarnya diri.

    al_ahibbatu

    • *
    • Posts: 4872
      • View Profile
    Reply #3 19 April, 2012, 07:09:06 PM
  • Publish
  • sebenar benar diri adalah akal, itu ilmu orang bukan islam

    Ultramind

    sebagai kita muslim, sebenar benar diri adalah ROH

    akal dan nafsu berserta ROH itulah
    juga dari ROH itulah, segala kuasa pancainderamu

    sekiranya kamu BUTA< PEKAK< TULI< itu semua kerana ada "gangguan" dalam diri yang mengganggu aliran kuasa itu untuk berfungsi = nabi sbdakan syaitan di dalam darah

    ROH itulah yang memberikan HIDUP = hanya Allah memberikan hidup, zahir dan bathin, sebab itu juga, ramai mengatakan, Innalillahi wainnailaihirojiun apabila manusia mati

    bukanlah ROH yang mati, tetapi ROH meninggalkan jasad, terbujur kaku

    ROH ini rahsia Allah bermaksud, Rahsia usul kejadian

    inshallah, jika dapat jumpa MURSYID dapatlah dia menerangkan pada diri, subhanallah

    ( maaf ya, lambat jawab)

    ilmu kejawen ni, paling tinggi ialah, Pati Geni

    inshallah

    5zul

    • *
    • Posts: 3025
    • ~~ Tiada Kesusahan Melainkan Susah ~~
      • View Profile
    Reply #4 19 April, 2012, 07:22:46 PM
  • Publish
  • (senyum)-

    Al-Hadiid ayat 3 -

    Dia lah Yang Awal dan Yang Akhir; dan Yang Zahir serta Yang Batin; dan Dia lah Yang Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.
    ~~ Dalam Kegelapan Malam Ader Sinaran ~~

    divider3
    halaqahforum4

     

    Related Topics

      Subject / Started by Replies Last post
    2 Replies
    2271 Views
    Last post 25 October, 2009, 06:39:27 PM
    by intizhar
    5 Replies
    2332 Views
    Last post 19 May, 2010, 04:30:17 PM
    by assiddiq
    Lima anak

    Started by bulan bintang « 1 2 » Uji IQ

    21 Replies
    4712 Views
    Last post 26 April, 2010, 04:01:25 PM
    by dora