Tantangan IMAN...

Author Topic: Tantangan IMAN...  (Read 1939 times)

0 Halaqian and 1 Guest are viewing this topic.

Intan_Muslimah

  • *
  • Posts: 136
  • .::*~Renung-renungkan... Selamat beramal~*::.
    • View Profile
31 July, 2007, 10:46:57 PM
  • Publish Di FB
  • "Wahai manusia, siapakah makhluk Allah
    yang imannya paling menakjubkan (man
    a'jabul khalqi imanan)?" Demikian
    pertanyaan Nabi Muhammad kepada
    sahabatnya di suatu pagi.

    Para sahabat langsung menjawab,

    "Malaikat!". Nabi menukas, "Bagaimana
    para malaikat tidak beriman sedangkan
    mereka pelaksana perintah Allah?"

    Sahabat menjawab lagi, "kalau begitu,
    para Nabi-lah yang imannya paling
    menakjubkan!" "Bagaimana para Nabi tidak
    beriman, padahal wahyu turun kepada
    mereka," sahut Nabi.

    Untuk ketiga kalinya, sahabat mencoba
    memberikan jawaban, "kalau begitu,
    sahabat-sahabatmu ya Rasul." Nabi pun
    menolak jawaban itu dengan berkata,
    "Bagaimana sahabat-sahabatku tidak
    beriman, sedangkan mereka menyaksikan
    apa yang mereka saksikan."

    Rasul yang mulia meneruskan kalimatnya,
    "Orang yang imannya paling menakjubkan
    adalah kaum yang datang sesudah kalian.
    Mereka beriman kepadaku, walaupun mereka
    tidak melihatku. Mereka benarkan aku
    tanpa pernah melihatku. Mereka temukan
    tulisan dan beriman kepadaku. Mereka
    amalkan apa yang ada dalam tulisan itu.
    Mereka bela aku seperti kalian membela
    aku. Alangkah inginnya aku berjumpa
    dengan ikhwanku itu!"

    Berangkat dari riwayat di atas, saya
    belajar memaknai iman sebagai sebuah
    tantangan. Semakin tinggi tingkat
    tantangan, semakin tinggi pula tingkat
    iman kita. Semakin sulit kita
    menjalankan sebuah keyakinan (iman),
    semakin tinggi pula nilai iman kita di
    sisi Allah.

    Ilustrasi berikut mungkin bisa
    menyederhanakan persoalan: Seorang
    waliyullah tidak diragukan lagi telah
    melihat berbagai "keajaiban" dan
    "rahasia" Allah. Dia sudah menyaksikan
    dan merasakan getaran cinta ilahi. Kalau
    Allah mengangkat derajatnya, tentu saja
    kita tak akan heran. Yang membuat kita
    takjub adalah, seorang manajer yang
    sangat sibuk dan telah menyaksikan bahwa
    "time is money", namun tetap berusaha
    menunaikan shalat lima waktu di
    sela-sela kesibukannya. Begitu juga
    dengan seorang kuli bangunan yang lebih
    banyak menggunakan potensi otot
    dibanding potensi otaknya, namun tetap
    berpuasa di bulan Ramadhan meskipun dia
    harus kerja di tengah terik mentari.

    Bagi saya, manajer dan kuli bangunan
    tersebut memiliki iman yang paling
    menakjubkan.

    Kita bukanlah sahabat Nabi yang
    menyaksikan secara langsung betapa
    mulianya akhlak junjungan kita itu;
    kita juga bukan malaikat yang tidak
    memiliki hawa nafsu;
    kita juga bukan waliyullah yang telah
    merasakan manisnya kasih sayang Allah.
    Kita adalah manusia biasa yang penuh
    dengan kelemahan.

    Dalam kelemahan itulah kita masih
    beriman kepada Allah. Dalam
    ketidakhebatan kita itulah kita selalu
    berusaha mendekati Allah. Di tengah
    kesibukan dan beban ekonomi yang semakin
    meningkat, kita tetap keluarkan zakat
    dan sedekah. Tak sedikitpun kita akan
    gadaikan iman kita.

    Di tengah dunia yang semakin kompetitif,
    kita masih sempatkan untuk shalat. Di
    tengah godaan duniawi yang luar biasa,
    kita tahan nafsu kita di bulan Ramadhan.
    Di tengah kumpulan manusia yang putus
    asa dengan krisis moneter ini, kita
    masih bisa mensyukuri sejumput ni'mat
    yang diberikan Allah.

    Nabi Muhammad menghibur kita,
    "Berbahagialah orang yang melihatku dan
    beriman kepadaku," Nabi ucapkan kalimat
    ini satu kali.

    "Berbahagialah orang yang beriman
    kepadaku padahal tidak pernah
    melihatku." Nabi ucapkan kalimat
    terakhir ini tujuh kali.

    Sumber : Dari sahabat untuk sahabat...
    "Jadilah yang tebal itu IMAN,yang nipis itu LIDAH,yang tajam itu AKAL,yang lembut itu HATI,yang ringan itu SOLAT,yang halus itu ILMU dan yang manis itu SENYUMAN..."

    halawah

    • *
    • Posts: 2590
    • İlmu yang benar membuahkan amal İman yang Teguh
      • View Profile
    Jawab #1 07 December, 2007, 11:25:29 AM
  • Publish Di FB
  • Alhamdulillah..senangnya hati dgn artikel yg diatas,
     bak hujan mengiringi kpd menyejukkan suhu panas
    meleburkan tantangan Iman,
    Syaithon penggoda sbg makhlok perusak..
    Nauzubillah minasSami'un 'Aleem MinasSyaithon Nirrajiim.
    İlmu yang benar membuahkan amal İman yang Teguh
    hubungan dengan ukhuwahfıllah perpaduan Ummah seutuh

    sonidoter89

    • *
    • Posts: 624
    • ipraytobeclosedtoyouandonthatdayi'llseeyousmile!
      • View Profile
    Jawab #2 03 March, 2011, 12:22:21 AM
  • Publish Di FB
  • :)

    Tingkatan Orang Beriman

    *Zhaliman Anfusahum
    >>>Yang menganiaya diri mereka sendiri iaitu mencampur aduk perbuatan baik(amal soleh) dengan perbuatan jahat.


    *al-Muqtashidun
    >>>Yang bersederhana iaitu yang memadai baginya melakukan segala amalan wajib sahaja, dan menjaihi segala perbuatan yang terlarang serta tidak lebih dan tidak pula kurang dari itu.


    *as-Sabiquna Bil khairat
    >>>Yang berlumba-lumba mengerjakan kebaikan iaitu sentiasa menghampirkan diri kepada Allah SWT dengan melakukan amalan-amalan wajib dan amalan-amalan sunat(al-mustajab), disamping itu dia juga meninggalkan segala yang terlarang dan yang makruh.


    *Berdasarkan firman Allah SWT dalam surah Fathir, ayat 32:

    "Kemudian Kami jadikan Al-Quran itu diwarisi oleh orang-orang yang Kami pilih dari kalangan hamba-hamba Kami; maka di antara mereka ada yang berlaku zalim kepada dirinya sendiri (dengan tidak mengindahkan ajaran Al-Quran) dan di antaranya ada yang bersikap sederhana dan di antaranya pula ada yang mendahului (orang lain) dalam berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu ialah limpah kurnia yang besar (dari Allah semata-mata). "

    *sumber:Buku Aqidah Islam Menurut Ahli Sunnah Wal Jamaah
    Jangan menilai saya berdasarkan penulisan atau post saya!!!!!(kalau saya post pasal christianity/pluralisme bukan saya nak ajak anda join agama/fahaman itu!!!!atau saya seorang christian!!!!!TETAPI saya sedang berkongsi apa yang saya belajar!!!!!
    INGAT!!!!DAKWAH IS NOT ABOUT I AM BETTER THAN YOU!!!

    divider3
    halaqahforum4

     

    Related Topics

      Subject / Started by Replies Last post
    3 Replies
    1248 Views
    Last post 06 November, 2009, 12:03:25 PM
    by dya adriza
    10 Replies
    3498 Views
    Last post 29 October, 2010, 02:59:05 PM
    by zunita
    3 Replies
    1363 Views
    Last post 08 December, 2011, 08:11:55 AM
    by Satu Hati