Forum > Artikel Agama

Rijalul Ghaib

<< < (2/10) > >>

zumar:
             maklumat yang ampuh.....rijal ghaib bukan maksud kita...biar lah dia jin atau pun siapa....maksud kita hanya allah....
           bantuanNYA terserah mahu hantar siapa untuk menolong dalam kesusahan...pasti DIA tahu yang terbaik buat kita... :syukur: :jaz:

Ummi Munaliza:
Buku ini boleh disemak semula oleh para penyelidik di bidang hadis. Dipaparkan di sini bagi tujuan pembelian, sama ada untuk mengkaji dan juga menyimpannya sebagai koleksi peribadi.



Harga: RM35.00
Jumlah Halaman: 193 hlm.
Pengarang: Syaikh Abdul Qadir Jaelani
Penerbit: Pustaka Hidayah




Sinopsis



Tidak seperti karya-karya Syeikh Abdul Qadir lainnya, buku ini tidak berbicara mengenai kewaspadaan terhadap dunia, tahap-tahap perjalanan spiritual, atau keharusan menerima ketetapan Allah SWT. Kali ini   Syaikh Abdul Qadir Jaelani lebih banyak “Berbicara” melalui Shalawat, Doa, Wirid, dan Hizib sebagai Perisai Gaib kaum Mu’min, diantaranya:

    * Shalawat yang beliau beri nama Basya’irul Khairat (Kabar Gembira mengenai berbagai kebaikan);
    * Doa Al-Isti’annah (Doa Tawassul kepada Syeikh Abdul Qadir);
    * Wirid Da’watul-Jalalah;
    * Rijalul Ghaib (Salam Syeikh kepada para Wali Allah dialam Ghaib);
    * Doa untuk menghilangkan rasa letih;
    * Wirid Subuh;
    * Hizbun Nashir (Hizib untuk memohon pertolongan dalam menghadapi musuh.

Selain hal di atas, ada sebuah bagian dari buku ini yang amat jarang kita jumpai pada karya-karya Beliau lainnya yang menjadikan buku ini amat istimewa. Bagian itu adalah Risalah al-Ghautsiyyah, yakni sebentuk dialog antara Syekh Abdul Qadir dengan Allah SWT melalui Ilham Qolbi atau Kasyf ma’nawi.

Di situ Allah menerangkan berbagai hal tentang rahasia alam Nasut, Malakut, Jabarut, dan Lahut; juga mngenai hakikat kefakiran, syurga dan neraka, kedekatan dengan Allah, puasa, shalat dan mengenai hamba-hamba Allah yang di dekatkan kepada-Nya.

zumar:
tajuk asal buku tu apa ummi ...amat dahaga ilmu ...minta jawapan  :jaz:

Ummi Munaliza:
Ilmu Laduni Rijalul Ghaib sebuah ilmu yang jika diamalkan akan mempermudah kita mempelajari ilmu yang bermanfaat khususnya Ilmu Hikmah dan juga membuat intuisi pengamalnya semakin kuat..

Imam Ahmad bin Ali Al-Buni dalam Manba Ushul Al-Hikmah-nya menjelaskan tentang rijalul ghaib ini sebagai berikut:


"Ketahuilah, bahwa Allah Yang Maha Agung dan Maha Luhur dengan kemurahannya yang besar terhadap manusia, Ia menciptakan ruh-ruh berkarakter malaikat yang berkeliling diseluruh penjuru bumi. Para ruh tersebut membahagiakan orang-orang yang memiliki hajat dengan membantu menunaikan hajat-hajat mereka dan membantu mencapai keinginan-keinginan mereka.

Maka barangsiapa yang bertepatan waktu hajatnya dengan arah dimana para rijalul ghaib itu berada dan berdoa kepada Allah pada saat itu juga, para rijalul ghaib itu akan mengamini doanya tersebut maka akan terkabulkan hajatnya serta tercapai apa yang ia minta".


Yang penting kita ketahui yaitu para Rijalul Ghaib merupakan hamba-hamba Allah yang shaleh yang banyak diberi pengetahuan hal yang ghaib oleh Allah SWT. Mereka bertebaran dimuka bumi dan disamarkan oleh Allah dari kebanyakan makhluqnya, dan karena keshalehannya doanya diijabah Allah.

Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Ya`la, Ibnu al-Sunni, and At-Thabrani dalam al-Mu`jam al-Kabir bahwasanya Rasulullah bersabda:

"Apabila seorang daripada kamu kehilangan sesuatu atau memerlukan pertolongan sedangkan dia berada di suatu tempat yang tiada orang dapat menolongnya, maka hendaklah dia berseru: "Wahai hamba-hamba Allah, tolonglah aku..!! (yaa 'ibaadallaah aghiitsuunii)" sesungguhnya bagi Allah itu ialah hamba-hamba yang kita tidak nampak."

Oleh karenanya banyak orang yang bertawassul kepada mereka agar Allah mengijabah doa mereka dengan keramat para Rijalul Ghaib tadi...



Syeikh Abdul Qadir Al-Jilani mengajarkan bacaan salam kepada mereka (dapat diaplikasikan sambil menghadap ke arah mereka berada sesuai yang diajarkan Imam Ahmad bin Ali AlBuni diatas) sebagai berikut:

Assalaamu'alaykum Yaa Rijaalul Ghaaib,
Salaam tercurahkan kepada kalian wahai Rijalul Ghaib..

Assalaamu'alaykum Yaa Ayyuhal Arwahil Muqadassah,
Salaam tercurahkan kepada kalian wahai ruh-ruh yang suci..

Yaa Nuqobaa..
Yaa Nujabaa..
Yaa Ruqoba..
Yaa Budala..
Yaa Awtad Al-ardl..
Yaa Awtad Arba'ah..
Yaa Imaaman..
Yaa Quthb..
Yaa Fard..
Yaa Umanaa..

Aghiitsunii Bi Ghawtsatin,
Bantulah aku dengan Pertolongan..

Wan-zhuruunii Bi Nazhrotin,
Tataplah aku dengan pandangan..

War-hamuunii Wa Hash-shiluu Muroodii Wa Maqshuudii,
Kasihilah aku dan penuhilah keinginan dan maksudku..

Wa Quumuu 'Alaa Qodloo-i Hawaa-ijii
Dukunglah aku dalam menunaikan hajat-hajatku..

'Inda Nabiyyinaa Muhammadin Sallalaahu 'Alaihi Wa Sallam
disisi Nabi kita Muhammad SAW..

Sallamukumullahu Fiddunyaa Wal Aakhirah..
Semoga Salaam Allah tercurahkan atas kalian di dunia dan akhirat..

Allahumma Shalli 'Alal Khidr..
Yaa Allah, sampaikanlah Shalawat keatas Khidir 'alayhis-salaam..



Saya pribadi biasanya bertawasul kepada Rijalul Ghaib sebelum memulai wirid apapun dengan mengirimkan fatihah kepada mereka kemudian membaca "salam khusus"-nya setelah itu ditutup dengan doa Qutb atau disebut juga doa Rijalul Ghaib yang setelah saya selidiki ternyata doa ini diriwayatkan oleh Syeikh Ahmad Al-Ghazaly (saudara kandung dari Imam Muhammad Al-Ghazaly). Doa ini memiliki banyak sekali manfaat yang tidak terhitung...

Silahkan KLIK DI BAWAH  INI untuk mendengarkan bunyi doanya.
http://i241.photobucket.com/albums/ff57/sarvabodha/audio%20file/doaquthbrijalulghaib.swf


http://www.kaskus.us/blog.php?bt=94691

zumar:


                                      ye memang banyak doa yang tawasul kepada rijal  ghaib...
       
     memang menjadi amalan para auliyak allah...tapi ini lah yang menjadi tentangan hebat bagi mereka yang tidak menerima hak untuk menuju pada allah perlu kepada guru bersanad sampai nabi sebagai pintu untuk bertemu allah...
 
   input yang cukup bermakna.... :jaz:

Navigation

[0] Message Index

[#] Next page

[*] Previous page

Go to full version